MANGUPURA, MediaBaliNews – Sebuah insiden api menghanguskan sebuah bangunan kontrakan di Tanjung Benoa, Badung. Sepuluh unit kamar sewaan rata dengan tanah. Dampak finansial akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp 25 juta.
“Saya baru saja pulang kerja ketika istri saya berteriak melihat api. Kami segera mengevakuasi anak-anak dan dokumen penting,” ungkap Andre Cahyono, seorang penghuni.
Pemilik bangunan, Nur Khabib, mendapat kabar dari tetangga tentang musibah yang menimpa propertinya. Ia langsung menuju lokasi kejadian. Nur Khabib dan para warga berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
“Saya langsung bersama warga bergegas membantu memadamkan api. Kami juga segera menghubungi pihak pemadam kebakaran,” ujar pemilik bangunan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan ITDC segera datang ke lokasi kejadian. Mereka sukses menjinakkan kobaran api kurang dari satu setengah jam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Aparat telah mendatangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi. Mereka juga menyarankan pemilik bangunan membuat laporan resmi,” jelas Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Komang Agus Dharmayana.
Polisi masih terus melakukan investigasi mendalam. Seluruh perabotan di dalam kamar sewaan rusak total akibat jilatan api. Beberapa barang lain juga terkena air selama proses pemadaman. (ang/mbn)






















