Sunday, September 13, 2026
Sunday, September 13, 2026

Usung Spirit Gunung Batukaru, Dahayu Singasana Sekaa Gong Wanita Tabanan Tampil Heroik di PKB 2025

TABANAN, MediaBaliNews – Sekaa Gong Kebyar Wanita Dahayu Singasana memukau Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Tabanan 2025. Duta Desa Dajan Peken ini menyuguhkan pertunjukan heroik di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi. Mereka menghadirkan nuansa maskulin yang memikat penonton.

“Garapan Sandya Gita Kaweruhan Batukau bukan hanya pertunjukan seni, tapi representasi jati diri dan semangat masyarakat Tabanan. Ini bentuk penghormatan terhadap alam, spiritualitas, dan semangat gotong royong yang menjadi pondasi Tabanan Era Baru,” ujar Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.

Mereka membawa garapan “Sandya Gita Kaweruhan Batukau”. Penampilan ini menyoroti semangat masyarakat Tabanan yang terikat erat pada Gunung Batukaru. Tanah subur, hasil panen melimpah, dan air kehidupan tergambar apik. Harmoni gerak dan bunyi penuh makna.

“Semangat seperti inilah yang harus kita jaga dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbudaya,” tambah Bupati Sanjaya.

Garapan ini ditata musiknya oleh I Made Putra Wantara, S.Sn. Koreografi tari ditangani oleh Ni Ketut Candra Lestari, S.Sn. Konsep pertunjukan menyatukan pembangunan spiritual dan pemanfaatan potensi lokal. Pertunjukan ini mendorong kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan.

Melodi dan ritme mengalun kental dengan filosofi Guru Lagu. Struktur gegendingan dinamis merefleksikan keagungan Gunung Batukaru. Gunung Batukaru adalah simbol kekuatan spiritual dan sumber kehidupan.

Bupati Sanjaya memberikan apresiasi tinggi pada penampilan tersebut. Ia juga mendukung penuh Sekaa Gong Kebyar Wanita Dahayu Singasana. Mereka akan mewakili Tabanan di PKB tingkat Provinsi Bali, pada 6 Juli 2025.

“Saya berharap para seniman wanita Tabanan tampil penuh semangat dan percaya diri. Tunjukkan bahwa Tabanan tak hanya unggul pembangunan, tetapi juga pelestarian seni dan budaya,” pesan Sanjaya.

Mereka akan berhadapan dengan Sekaa Gong Kebyar Wanita Madhurya Utari Manik Uttara. Duta Kabupaten Buleleng itu berasal dari Desa Adat Sangsit Dangin Yeh, Kecamatan Sawan. Penampilan ini menandai eksistensi sekaa gong wanita. Ini juga inspirasi generasi muda.

Baca Juga :  Genjot Produksi Beras Merah, Manajemen Jatiluwih Pastikan Pasokan Pupuk Petani Aman

Penampilan ini juga mendorong perempuan berkontribusi aktif. Mereka diharapkan melestarikan seni budaya Bali. “Tabanan Jengah, Bangga Jadi Orang Tabanan,” pungkas Bupati bersemangat. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI