JEMBRANA, MediaBaliNews – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali, Pos SAR Jembrana berjibaku menyelamatkan para korban penumpang kendraan pikap yang terjun ke sawah sedalam kurang lebih sekitar 2 meter, Jumat (16/12/2022).
“Sebanyak 6 personil dari pos SAR Jembrana menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi berjalan lancar hingga pukul 08.30 Wita dan seluruh korban dalam keadaan selamat, meskipun di antaranya mengalami cedera,” terang Kordinator pos Pertolongan dan Pencarian Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan, dalam keterangan tertulis yang diterima MediaBaliNews, Jumat siang (16/12/2022).
Dewa Hendri menjelaskan, kejadian laka lantas mobil pikap berpenumpang 10 orang terperosok ke sawah tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 Wita. Kemudian dilaporkan ke Pos SAR Jembrana, yang kebetulan jarak tidak jauh dari lokasi kejadian. “Basarnas Bali menerima informasi awal dari warga, Ketut Budi, sekitar 10 menit setelah kejadian. Keseluruhan penumpang merupakan pekerjaan proyek,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, sebanyak 4 orang korban alami luka berat dan memerlukan penanganan medis, selanjutnya dibawa ke RSU Negara dengan menggunakan kendaran warga dan ambulance.
Adapun identitas korban tersebut yakni, I Putu Murdiasa (supir pikap), Putu Suastika, Agus Arta Sedana, Made Santika, Ketut Istri Ayu, Ketut Sumadi, I Kadek Sutama Yasa, Gede Arsana, Ni Luh Deniasih dan Made Santika Yasa.
“Selama proses evakuasi melibatkan Basarnas Bali (Pos SAR Jembrana), Polsek Banyubiru, dan masyarakat setempat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, diduga out of control (OC) sebuah pikap bermuatan pekerja buruh harian oleng menghantam pohon perindang hingga nyebur sawah, Jumat pagi (16/12/2022), di jalan utama Denpasar-Gilimanuk, Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembarana. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah pekerja buruh mengalami cedera berat.
Pantauan MediaBaliNews di lokasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 7.30 WITA, kendaraan pikap DK 8067 WT yang dikemudikan I Putu Murdiasa, (37) asal Kelurahan Baler Bale Agung, Negara, Jembrana terguling nyebur di tengah sawah sedalam kurang lebih sekitar 2 meter dari jalan. Posisi pikap terguling miring ke sebelah kanan setelah menabrak pohon perindang yang berada di pinggir jalan.
Dari informasi, pikup bermuatan 10 orang pekerja buruh termasuk supir (sebelumnya disebutkan 8 orang) ini, melaju dari arah timur atau arah Denpasar menuju ke arah Gilimanuk. Saat tiba di TKP, tepatnya sekitar 20 meter di barat rumah makan Bidadari Negara, kondisi jalan menikung landai ke kanan. Karena oleng, diduga pengemudi pikap lepas kendali, kemudian pikap masuk jalur sebelah kanan langsung menghantam pohon, hingga nyebur sawah pinggir got. (cak/mbn)






















