JEMBRANA, MediaBaliNews – Seorang penumpang KMP Wicitra Dharma 3 dilaporkan meninggal dunia saat dalam pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).
Menurut informasi, korban diketahui bernama Deka Arisandi (58) warga Sukoharjo, Jawa Tengah, berprofesi sebagai pedagang.
Komandan Pos TNI AL (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, KMP Wicitra Dharma 3 berangkat dari Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 02.44 Wita.
“Sekitar 30 menit setelah kapal berangkat, salah satu penumpang melaporkan kepada ABK bahwa rekannya tiba-tiba lemas dan tergeletak di lantai ruang penumpang sisi kiri kapal,” ungkapnya.
Saksi yang melaporkan kejadian tersebut adalah Sugeng Riadi (38), yang merupakan rekan korban. Menindaklanjuti laporan itu, pihak kapal segera berkoordinasi dengan petugas darat.
Kemudian, pada pukul 03.20 Wita, petugas darat KMP Wicitra Dharma 3 menghubungi personel BKO TNI AL di Pelabuhan Gilimanuk untuk meminta izin kembali sandar karena kondisi darurat medis yang dialami salah satu penumpang.
“Kapal kemudian kembali dan sandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.40 Wita,” terangnya.
Setelah kapal bersandar, personel BKO TNI AL bersama petugas kesehatan pelabuhan, Syahbandar, serta anggota Polsek KP3 Gilimanuk naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh petugas KKP, korban diketahui sudah tidak bernapas dan tidak ditemukan denyut nadi. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk untuk pemeriksaan lanjutan.
“Hasil pemeriksaan dokter jaga Puskesmas Gilimanuk menyatakan korban telah meninggal dunia,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















