JEMBRANA, MediaBaliNews – Upaya pencarian terhadap nelayan asal Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, yang dilaporkan hilang saat melaut, memasuki hari keempat, Selasa (4/8/2026).
Menurut informasi, hingga hari ini tim gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana bersama unsur terkait masih belum berhasil menemukan korban.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Gede Hendri Gunawan mengatakan, pada hari sebelumnya sempat ada informasi mengenai dugaan penemuan jasad korban oleh seorang nelayan. Namun saat lokasi tersebut kembali diperiksa, jasad yang diduga terlihat sudah tidak ditemukan.
“Karena kemarin sempat ada penemuan dari nelayan, terus nelayan itu kepinggir ngasi tau istrinya untuk menghubungi ke Medewi. Setelah itu kembali di cek lagi ke tengah ternyata sudah hilang,” ungkapnya.
Memasuki hari keempat operasi SAR, tim memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Fokus pencarian kini diarahkan hingga perairan Pengambengan mengingat kemungkinan korban terbawa arus laut.
“Jadi hari ini melaksanakan pencarian di perairan Pengambengan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Seorang nelayan asal Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Sabtu (1/8/2026).
Menurut informasi, korban diketahui bernama Asmuri (43), warga Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. (gsn/mbn)






















