Wednesday, September 16, 2026
Wednesday, September 16, 2026

Groundbreaking PPN Pengambengan Dijadwalkan 29 September, Pemkab Jembrana Dorong Dampak Ekonomi Lokal

JEMBRANA, MediaBaliNews — Pembangunan kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan segera memasuki tahap konstruksi fisik. Hal tersebut terungkap dalam Sosialisasi Pelaksanaan Konstruksi PPN Pengambengan yang digelar di Ballroom Ir. Soekarno, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Kamis (10/9/2026).

Proyek yang telah digagas sejak 2019 tersebut dijadwalkan menjalani peletakan batu pertama atau groundbreaking pada 29 September 2026 mendatang. Proyek pengembangan pelabuhan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam program Integrative Fishing Port and International Fish Market (FIS-1).

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kartono mengatakan, seluruh persiapan administratif pembangunan telah rampung. Tahapan konstruksi fisik pun segera dimulai setelah kontrak pekerjaan ditandatangani.

“Kegiatan groundbreaking akan dilaksanakan sebagai tanda dimulainya konstruksi fisik ini pada 29 September 2026. Kontrak untuk pelaksanaan proyek ini telah selesai ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 Agustus 2026 dengan CRBC dan Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana pekerjaan konstruksi,” ungkapnya.

Kartono menjelaskan, pengembangan PPN Pengambengan dilakukan karena pelabuhan tersebut memiliki posisi strategis dan didukung potensi sumber daya ikan yang besar.

“Pelabuhan Perikanan Pengambengan telah ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam rangka program Integrative Fishing Port and International Fish Market (FIS-1) yang didukung oleh pembiayaan luar negeri melalui IsDB. PPN Pengambengan dipilih karena strategis dengan potensi sumber daya ikan yang besar. Pelabuhan ini dirancang untuk menjadi pusat aktivitas perikanan tangkap yang modern, efisien, dan terintegrasi dengan rantai pasok hilir,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan kementerian terkait sehingga rencana panjang tersebut akhirnya memasuki tahap pembangunan.

“Jadi, ini memang diskusi yang cukup panjang sejak 2018–2019 saat penataan Benoa selesai, maka kapal ikan yang ada di Benoa akan pindah ke Jembrana,” ujarnya.

Baca Juga :  Karantina dan Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster

Di tengah persiapan pembangunan, Kembang meminta pekerjaan awal tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik kawasan. Salah satu hal yang dinilai mendesak adalah pengerukan sedimentasi di mulut kolam labuh dermaga.

Menurutnya, pendangkalan selama ini menghambat aktivitas kapal nelayan, terutama saat keluar maupun masuk pelabuhan.

“Saya sarankan tadi di awal pengerjaan proyek itu awali dulu dengan pengerukan mulut kolam labuh. Ada pendangkalan, sedimentasi, supaya itu dikeruk sehingga kapal-kapal yang selama ini sulit masuk bisa masuk,” tegasnya.

Selain persoalan sedimentasi, Pemkab Jembrana juga menaruh perhatian terhadap potensi dampak pembangunan terhadap kawasan permukiman sekitar, termasuk persoalan aliran air dan banjir.

Kembang menyebut skema teknis pengelolaan aliran air telah dipahami dan dipersiapkan oleh tim pelaksana. Ia juga meminta agar pembangunan memberikan ruang yang besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Manfaatkan potensi lokal, ada tenaga kerja lokal, termasuk supplier lokal yang memang memenuhi kriteria supaya potensi ini juga bisa tertampung. Sehingga mereka merasakan dampaknya dari awal, merasa memiliki. Termasuk juga jangan sampai proyek ini meninggalkan masalah,” bebernya.

Menurut Kembang, keberadaan PPN Pengambengan nantinya diharapkan tidak sebatas meningkatkan aktivitas pelabuhan. Proyek tersebut juga diproyeksikan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di Jembrana.

“Potensi PAD bagi kami penting, tetapi yang paling penting bagaimana dampak ekonomi, multiplier effect terhadap keberadaan proyek ini. Akan banyak sekali terbangun pabrik, membutuhkan tenaga kerja, dan banyak orang datang. Tentu kita melihat potensi itu,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI