JEMBRANA, MediaBaliNews – Seekor paus yang jenis Bungkuk terdamar di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (14/7/2026).
Dari pantauan, hingga saat ini warga bersama petugas gabungan masih berupaya mempertahankan kondisi mamalia laut tersebut agar tetap hidup sembari menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait.
Sembari menunggu koordinasi dengan instansi terkait, warga dan petugas terus menyiramkan air laut ke tubuh paus agar tidak mengalami dehidrasi akibat terlalu lama berada di daratan. Upaya penyelamatan juga melibatkan personel kepolisian, TNI, serta Jaringan Satwa Indonesia (JSI).
Peristiwa itu mengundang perhatian puluhan warga yang berdatangan ke lokasi setelah paus ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita. Warga yang pertama kali mengetahui keberadaan paus langsung berinisiatif melakukan penyelamatan dengan mendorong tubuh paus menuju perairan yang lebih dalam.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Air laut yang terus surut membuat paus kembali terdampar di bibir pantai meski sempat didorong ke arah tengah laut.
“Saya lihat awalnya paus ini di dalam, tapi setelah itu kian ke pinggir. Kemudian saya dan nelayan yang ada melakukan evakuasi agar ke tengah laut,” kata warga setempat, Made Aryoto (45).
Made mengungkapkan, dirinya bersama para nelayan telah dua kali mencoba mengembalikan paus ke laut. Sayangnya, kondisi air yang semakin surut membuat usaha tersebut gagal.
“Sudah dua kali kami dorong tapi tak berhasil juga. Sekarang masih berupaya agar paus tetap hidup,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















