JEMBRANA, MediaBaliNews – Paparkan sejumlah program unggulan, warga di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana merapatkan barisan untuk memenangkan paslon no urut 2 Bang-Ipat, Senin malam (18/11).
Dalam kampenye kali ini, Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat) memdatangi Kelurahan Lelateng. Mereka juga didampingi Mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa.
Dengan kehadiran Bang Ipat, masyarakat menyambutnya dengan sangat antuasias dan mendukung program unggulan Bang Ipat yakni Kesehatan, Pendidikan dan Peningkatan Daya Beli.
Bahkan, masyarakat sangat mendukung program Bang Ipat terutama meningkatkan martabat sebagai masyarakat Jembrana. Lebih mendukung lagi, ketika Paslon Bang Ipat akan membantu meningkatkan bantuan insentif terhadap para guru ngaji di seluruh Kabupaten Jembrana.
“Terutama untuk insentif guru-guru ngaji, saya pastikan itu tetap ada, tepat waktu dan ada peningkatan 100 persen,” ujar Kembang Hartawan disambut tepuk tangan.
Selain itu, Kembang juga menyinggung soal bantuan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha untuk seluruh Masjid yang ada di Kabupaten Jembrana.
“Kita ke depan pastikan, bagaimana caranya di saat Idul Adha, biar semua dapat sapi. Ke depan kita beri yang merata dan kami semua sudah hitung serta saya yakinkan bisa berjalan dengan baik,” ucap Kembang disambut gembira warga muslim yang hadir termasuk para guru ngaji.
Dihadapan masyarakat, Kembang menegaskan jangan lantaran ingin menang lalu umbar janji.
“Saya tidak mau dan tidak diajarkan untuk itu. Hanya ingin menang lalu bikin janji, termasuk kepada tim sukses dan relawan, saya tak pernah janji apa-apa,” tegas Kembang.
Bahkan kepada masyarakat, Kembang mengatakan agar tetap menjadi seperti sekarang, misalnya sebagai buruh atau penjahit agar tetap jadi itu tetapi yang bermartabat. Artinya, yang perlu diperhatikan adalah ketika datang ke rumah sakit dilayani dengan senyum dan ketika ke RS Sanglah tidak lagi tidur di gang-gang rumah sakit, tetapi bisa istirahat di rumah singgah yang telah disediakan. Bahkan ketika ke Denpasar ingin rawat jalan nanti akan diantar oleh mobil pasien rawat jalan, jadi punya martabat.
Kemudian, salah seorang Koordinator Guru Ngaji Saihulhadi mendukung atas program Bang Ipat untuk meningkatkan bantuan insentif para guru ngaji di Jembrana.
Kampanye yang tak kalah menariknya, disaat Patriana Krisna (Ipat) menyampaikan program kesehatan kepada masyarakat. Ia mengatakan, program unggulan yang diprioritaskan adalah kesehatan, pendidikan dan peningingkatan daya beli masyarakat.
“Maka program pertama Bang Ipat itu kesehatan, sama dengan program Pak Winasa. Jadi program kesehatan, pendidikan dan peningkatan daya beli masyarakat merupakan program prioritas. Bukan membangun tower dan lampu air mancur. Kira-kira lebih penting mana air mancur atau BPJS. Masak tidak malu, BPJSnya banyak yang mati, kemudian bangun tower dan lampu air mancur. Seharusnya malu. Semestinya diselesaikan dulu BPJS, perbaikan jalan, rumah ibadah dan sekolah sekolah, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















