DENPASAR, MediaBaliNews – Seorang pekerja proyek bernama Muhammad Aris (17) ditemukan tewas setelah tertimpa tembok saat tengah bekerja di Jalan Kesumasari No.06, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat, 23 Mei 2025. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ketika korban hendak mengambil minuman di tengah aktivitas pembongkaran bangunan.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, korban tertimpa bagian tembok yang tengah dibongkar untuk pembangunan kolam anak.
“Korban saat itu berjalan melintas di dekat tembok yang masih berdiri. Diduga karena kondisi struktur tidak stabil, tembok tiba-tiba roboh ke arah selatan dan menimpa korban,” ujar AKP Sukadi saat dikonfirmasi pada Jumat petang.
Dua saksi di lokasi, Taufik Hidayat (44) dan Moh Amin (38), yang juga rekan kerja korban, menjelaskan bahwa saat kejadian mereka tengah bekerja bersama korban membongkar struktur bangunan lama. Upaya evakuasi sempat dilakukan oleh sekitar sepuluh pekerja lain di lokasi, namun tembok yang menimpa korban terlalu berat.
“Korban baru berhasil dievakuasi setelah tembok dibongkar sebagian. Saat berhasil diangkat, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas Sukadi.
Tim dari Polsek Denpasar Selatan segera mendatangi tempat kejadian begitu laporan diterima. Polisi telah melakukan olah TKP, mendata saksi dan korban, serta mengarahkan pihak terkait untuk membuat laporan resmi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
“Langkah-langkah penyelidikan sudah kami mulai. Kami akan mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam kegiatan pembongkaran tersebut,” kata Sukadi.
Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses lebih lanjut. Kepolisian mengimbau agar setiap proyek konstruksi menerapkan standar keselamatan kerja yang memadai guna mencegah kejadian serupa terulang. (ang/mbn)


























