Monday, April 20, 2026
spot_img
Monday, April 20, 2026

Longsor dan Banjir Landa Jembrana, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

JEMBRANA, MediaBaliNews – Akibat hujan dengan itensitas tinggi, bencana tanah longsor dan banjir kembali terjadi didua wilayah berbeda di Kabupaten Jembrana. BPBD Kabupaten Jembrana himbau masayarakat tetap waspada.

Pada Senin 29 September sekitar pukul 17.00 Wita kemarin, longsor terjadi di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, tepatnya di dua titik permukiman warga.

Lokasi pertama di rumah I Putu Alit Adi Astika, longsor menimpa senderan jalan menuju rumah dengan ukuran tinggi 4 meter dan lebar 10 meter. Material longsor mengenai dua unit sepeda motor milik korban, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp. 17,2 Juta, termasuk kerusakan pada senderan jalan.

Lokasi kedua di rumah I Made Pasek Wirawan juga mengalami longsor pada senderan jalan berukuran tinggi 6 meter dan panjang 5 meter. Meski tidak menimbulkan kerugian, kondisi tanah masih rawan longsor susulan.

“Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya longsor. Tim sudah melakukan kaji cepat di lapangan dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Putu Agus Artana Putra saat dikonfirmasi, Selasa (30/9/2025).

Tidak hanya longsor, bencana banjir juga dilaporkan terjadi pada malam harinya di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, sekitar pukul 20.55 Wita.

Luapan Sungai Samblong akibat hujan deras mengakibatkan rumah milik I Gede Wartama (43) tergenang air hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Beruntung, warga sempat mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi sehingga tidak ada kerugian.

Tim BPBD Jembrana bersama TRC Regu II, Pusdalops, perangkat kelurahan, dan Bhabinkamtibmas langsung turun melakukan kaji cepat serta membantu warga terdampak. Penanganan berlangsung mulai pukul 21.25 Wita dan selesai pada 22.10 Wita.

“Banjir hanya sempat menggenangi rumah warga, saat ini air sudah mulai surut. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan,” kata Putu Agus.

Baca Juga :  100 Hari Kepemimpinan Bang-Ipat, Program Satu Desa Adat Satu Pikap Tuntas

Kedua kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun BPBD Jembrana tetap menyiagakan tim di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Jembrana masih cukup tinggi.

“Kami mengingatkan warga di wilayah rawan longsor dan banjir untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang. Potensi longsor dan banjir susulan masih perlu diantisipasi,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI