Tuesday, April 21, 2026
Tuesday, April 21, 2026

Aksi Pencoretan Bendera Gegerkan Jembrana, Pemkab Serahkan Penanganan Sepenuhnya pada Aparat

JEMBRANA, MediaBaliNews – Penanganan kasus penurunan dan pencoretan Bendera Merah Putih di Jembrana memasuki tahap pendalaman oleh pihak kepolisian. Insiden yang terjadi pada Selasa (18/11) malam itu langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jembrana dan aparat keamanan setempat.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan, tindakan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap simbol negara. Ia mengatakan peristiwa itu tidak hanya memicu keprihatinan, tetapi menjadi perkara hukum yang sepenuhnya harus ditangani aparat berwenang.

“Saya menyesalkan sekaligus juga mengecam tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab menurunkan bendera Merah Putih dan mencoret-coret. Bagi saya, bendera Merah Putih itu bukan sekadar kain, tapi adalah simbol kedaulatan, sejarah, juga perjuangan. Jadi ini adalah sesuatu yang menurut saya sudah melecehkan lambang negara,” ungkapnya, Rabu (19/11).

Sejak laporan diterima, Pemkab Jembrana langsung berkoordinasi dengan Polres dan Kodim untuk memastikan proses penyelidikan berjalan efektif. Bupati Kembang menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mencampuri proses hukum.

“Maka dari itu, kami pemerintah daerah berkoordinasi dengan Kapolres, Dandim, dan seluruh aparat untuk bisa membantu menyelesaikan persoalan ini. Kami serahkan sepenuhnya kepada Ibu Kapolres terhadap kasus ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang meminta masyarakat tetap bersikap tenang agar proses hukum berjalan tanpa gangguan atau provokasi.

“Saya juga berharap kepada masyarakat Jembrana, jangan terprovokasi, tetap tenang itu, karena semua persoalan ini kita sudah tangani bersama, dan dari pihak kepolisian sudah bekerja keras untuk itu,” harapnya.

Meski penyelidikan sedang berjalan, pemerintah daerah juga memastikan bahwa penguatan wawasan kebangsaan akan menjadi langkah lanjutan untuk mencegah kejadian serupa.

“Ke depan tentu kita akan bersama-sama melakukan edukasi ke masyarakat, terutama generasi muda, untuk memahami, mengetahui bagaimana wawasan kebangsaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Ratusan STT di Jembrana, Baru 57 STT Memenuhi Persyaratan Menerima Dana Apresiasi Pembuatan Ogoh-Ogoh

Bupati Kembang turut menegaskan kembali pentingnya menjaga simbol negara.

“Bendera Merah Putih itu simbol negara, lambang kedaulatan. Di situ simbol persatuan juga. Ada sejarah, ada nilai-nilai perjuangan. Jadi harus betul-betul sebagai generasi muda, penerus perjuangan ini, harus betul-betul kita pahami, kita hayati, dan tentu kita harus selalu kobarkan semangat perjuangan para pendiri bangsa kita,” tegasnya.

Pihak kepolisian pun memastikan langkah-langkah penyelidikan sudah berlangsung. Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyatakan bahwa timnya telah menemukan sejumlah petunjuk yang dapat membantu mengarah pada pelaku.

“Sudah kita lakukan pendalaman terhadap petunjuk-petunjuk yang kita peroleh,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI