Monday, April 20, 2026
Monday, April 20, 2026

Produk Warga Binaan Lapas Tabanan Tembus Pasar Dunia Lewat Ajang WCPP

TABANAN, MediaBaliNews – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan sukses membawa karya warga binaan ke panggung internasional melalui ajang The 7th World Congress on Probation and Parole.

Brand Sangkar Emas menampilkan berbagai produk unggulan yang menarik perhatian ribuan delegasi dari berbagai negara di dunia. Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan di balik jeruji besi mampu menghasilkan komoditas berkualitas tinggi.

“Keikutsertaan ini merupakan momentum sangat penting untuk menunjukkan wajah baru sistem pemasyarakatan yang produktif kepada masyarakat internasional,” ujar Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo.

Warga binaan memproduksi pie susu dan kacang kapri yang kini menjadi simbol perubahan positif bagi mereka. Produk-produk tersebut memenuhi standar kualitas ekspor sehingga layak bersaing pada pameran kelas dunia di Nusa Dua. Kehadiran brand Sangkar Emas sekaligus mematahkan stigma negatif masyarakat terhadap para narapidana yang sedang menjalani masa hukuman.

“Kami ingin dunia melihat bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk bangkit dan berkarya meskipun berada dalam ruang gerak terbatas,” tegas Prawira Hadiwidjojo.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali Decky Nurmansyah turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian prestasi luar biasa tersebut.

Pihak kementerian terus mendorong seluruh lapas agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penghuni penjara. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi warga binaan lain untuk terus mengasah keterampilan teknis mereka secara tekun.

“Apa yang ditampilkan Lapas Tabanan menegaskan bahwa tidak ada batas bagi warga binaan untuk melahirkan karya-karya yang sangat membanggakan,” tutur Decky Nurmansyah.

Pihak Lapas Tabanan mengelola program pembinaan ini dengan melibatkan instruktur profesional agar hasil produksi tetap terjaga konsistensinya. Para narapidana mendapatkan pelatihan khusus mulai dari proses pengolahan bahan baku hingga teknik pengemasan produk yang menarik. Transformasi ini mengubah keterbatasan menjadi sebuah peluang ekonomi baru yang bermanfaat bagi masa depan para warga binaan.

Baca Juga :  Diduga OC, Honda Jazz Terperosok Di Jembatan Yeh Sumbul

“Pembinaan yang tepat mampu membuka harapan dan masa depan yang jauh lebih baik bagi mereka setelah selesai menjalani hukuman,” kata Decky Nurmansyah.

Ajang WCPP menjadi jembatan bagi brand Sangkar Emas untuk memperluas jaringan pemasaran produk ke tingkat yang lebih luas. Delegasi mancanegara memberikan respon positif saat mencicipi kudapan khas Bali yang diproduksi langsung dari balik jeruji besi. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kreativitas narapidana agar mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

“Kami membuktikan bahwa karya warga binaan memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” pungkas Prawira Hadiwidjojo. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI