JEMBRANA, MediaBaliNews – Menjelang perayaan Hari Raya Kuningan, pengawasan kesehatan hewan di Kabupaten Jembrana kembali diperketat. Lima tim Medikvet dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana diterjunkan ke lapangan untuk memastikan setiap daging babi yang dipotong dalam kondisi layak dan aman konsumsi, Kamis (27/11/2025).
Kabid Keswan-Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Putu Sugiarta mengatakan, tim tersebut ditempatkan di masing-masing kecamatan di Jembrana.
Berdasarkan data terbaru, terdapat 22 titik pemotongan dengan total 66 ekor babi yang dipotong menjelang hari raya kali ini. Jumlah tersebut jauh berbeda dengan pemotongan menjelang Hari Raya Galungan.
“Pemeriksaan kesehatan ini sama seperti saat Hari Raya Galungan kemarin. Ante dan post Mortem wajib dilakukan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Sugiarta, data sementara menunjukkan sedikitnya 66 ekor babi dipotong di 22 titik pemotongan yang tersebar di Jembrana.
Jumlah ini diperkirakan bertambah karena pada Hari Penambahan Kuningan masih ada kegiatan pemotongan lainnya.
Meski seluruh hewan dinyatakan sehat, masyarakat tetap diminta berhati-hati dan memastikan daging yang diolah menjadi hidangan benar-benar matang sebelum disajikan.
“Secara umum seluruh hewan masih dalam kondisi sehat. Belum ada laporan atau temuan terkait hewan yang sakit,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























