JEMBRANA, MediaBaliNews – Permainan jadul lato-lato kini kembali eksis meski di tengah ramainya peminat permainan game online. Tidak hanya dimainkan anak-anak, dari kalangan orang dewasa pun juga ikut memainkan permainan tradisional yang sempat eksis ditahun 1990-an tersebut.
Dengan viralnya permainan tersebut, kini penjulanan mainan lato-lato pun meningkat.
Dari pantauan MediaBaliNews dilapangan, pada beberapa pedagang mainan yang berjualan di pasar malam desa Pergung atau yang lebih dikenal dengan Mall TC, berbagai kalangan masyarakat, baik itu anak-anak maupun orang dewasa dominan berburu mainan lato-lato.
Seperti yang disampaikan Budiono saah satu pedagang mainan saat ditemui, Minggu (15/1/2023). Pihaknya mengaku mainan lato-lato ini lebih banyak yang membeli dari pada mainan lainnya yang dijual.
“Wah kalau saat ini yang paling dominan lato-lato, untuk mainan lainnya seperti mobil-mobilan dan sebagainya cuman beberapa saja yang terjual,” jelasnya.
Lebih lanjut, Budiono menuturkan selama kurun waktu 12 hari berjualan di pasar malam desa Pergung ini, puluhan lusin lato-lato sudah ludes terjual.
“Kurang lebih sebanyak 60 lusin lato-lato yang terjual, belum lagi diteman saya juga berjualan lato-lato dan lumayan yang terjual ,” ucapnya.
Terkait omset penjulan, Budiono mengungkapkan khusus dari menjual mainan lato-lato saja sudah meraup keuntungan hingga jutaan rupiah selama 12 hari berjualan.
“Kita jualnya itu Rp.10000 Rupiah dan harga pokok yang kita ambil Rp.6000 Rupiah. Dari 90 lusin yang ludes terjual, omset yang kita dapat kurang lebih kisaran Rp. 6.000.000 Rupiah. Semoga lato-lato juga membawa dampak terhadap kebangkitan permainan tradisional lainnya,”ungkapnya. (gsn/mbn)






















