Saturday, May 2, 2026
Saturday, May 2, 2026

Hendak Pulang Kampung, Kadek Tewas Usai Dihantam Peziarah Di Pekutatan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Nasib naas dialami Kadek Dwi Afsari Widiastuti (26) yang hendak pulang kampung, namun saat perjalanan pulang dirinya dihantam kendaraan hingga tewas.

Dari informasi, kejadian tersebut terjadi pada Selasa Sore (22/8) sekitar pukul 18.00 Wita. Korban yang hendak pulang kampung di yang beralamat di Desa Yehmbang Kauh, Kecamatan Mendoyo. Korban yang diinformasikan bekerja di daerah Nusa Dua hendak pulang kampung untuk melakukan persembahyangan.

Naasnya, saat perjalanan pulang korban yang mengendarai kendaraan Honda Scoopy nopol DK 6363 WQ dihantam kendaraan Kijang Inova nopol L 1466 CAD yang dikendarai Zainal Abidin (31) di Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk KM 61-62, Banjar Dinas Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Sebelum tiba di TKP, sebuah kendaraan minibus yang tak dikenal mendahului truk dan diikuti oleh kendaraan Kijang terabut. Ketika minibus tersebut masuk ke jalur kiri usai menyalip, kendaraan kijang ternyata masih bergerak di jalur kanan dan saat bersamaan datang korban yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawan.

Lebih lanjut, karena jarak yang cukup dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami cidera kepala berat, robek pada paha kiri, serta patah kaki bagian kanan.

“Satu orang meninggal dunia di tempat pasca kejadian tersebut,” ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Rabu (23/8).

Kemudian, pengemudi Kijang Inova tersebut berasal dari Dusun Petrah RT 000 RW 000 Desa Petrah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan-Jatim. Pengemudi tersebut hendak berziarah ke daerah Denpasar dengan keluarganya, usai kejadian keluarganya tetap melanjutkan perjalanan sementara pengemudi dan pamannya masih diamankan di Polres Jembrana.

Baca Juga :  Bupati Tamba Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan Diera Digitalisasi 

“Saat ini masih kami amankan untuk proses lebih lanjut. Dan keluarga korban saat ini tidak mau menemui pengendara Kijang, ” jelasnya.

Kemudian, Meipin kembali menghimbau agar pengendara tetap memperhatikan situasi lalulintas ketika hendak mendahului agar peristiwa serupa tak terulang di kemudian hari.

“Kami imbau tetap menaati peraturan lalulintas dan memantau situasi arus lalulintas ketika hendak mendahului kendaraan lain,” tegasnya.

Disisi lain, kakak korban Anik Septiani mengatakan bahwa jenazah adiknya langsung bibawa ke rumah duka setelah kejadian tersebut. Sedangkan pada saat kejadian Handphone adiknya sempat hilang, namun saat ini sudah ditemukan kembali.

“Handphonenya udah ketemu, udah ada yang konfirmasi tapi belum dibawa kerumah. Untuk adik saya setelah kejadian langsung di bawa pulang, ” pungkasnya.

Sempat disinggung mengenai kelanjutan proses terhadap Sopir Kijang yang menabrak adiknya hingga tewas, namun sampai saat ini kakak korban belum bisa menjawab hal tersebut. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI