Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Salah Satu Korban Ledakan Kompor Mayat Alami Luka Bakar Hingga 18 Persen

JEMBRANA, MediaBaliNews – Dua orang korban ledakan kompor pembakaran mayat di Kecamatan Mendoyo masih menjalani perawatan di RSU Negara, Jumat (29/12).

Saat dikonfirmasi, Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu RSU Negara, dr Gusti Ngurah Putu Adnyana mengatakan, saat ini kondisi kedua pasien korban ledakan kompor mayat hingga menderita luka bakar dengan derajat sedang tersebut masih stabil. Mereka masih menjalani perawatan di RSU Negara.

Salah satu korban yakni I Gusti Kade Arta (59) telah diambil tindakan. Sementara satu korban lainnya masih menunggu jadwal dan direncakan tindakan operasi pembersihan luka bakar besok.

Untuk diketahui, menderita luka bakar di bagian berbeda dan luasan berbeda. Untuk korban I Gusti Kade Arta (59) menderita luka bakar pada bagian wajah serta punggung tangan kanan. Luasannya 5,5 persen dari tubuh korban.

Sedangkan, korban I Gusti Kade Sandia (70) menderita luka bakar pada bagian wajah, tangan kanan dan kiri. Namun, luasannya lebih besar yakni sekitar 18 persen dari tubuh korban.

“Hari ini satu pasien yakni I Gusti Kade Arta sudah dilakukan tindakan debridement atau operasi pembersihan luka bakar,” ungkap dari Ngurah saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, sementara untuk pasien lainnya yakni I Gusti Kade Sandia akan dilakukan tindakan esok haru. Tindakannya serupa yakni dilakukan debridement atau operasi pembersihan luka bakar. Diharapkan, kondisi kedua pasien ini segera membaik sehingga bisa segera pulih dengan rawat jalan di rumah masing-masing.

“Keduanya termasuk derajat sedang (luka bakar). Untuk sementara kondisi stabil,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Naas, dua pria yang berprofesi sebagai tukang bakar mayat alami luka bakar usai kompor mayat miliknya meledak di Setra Desa Pakraman Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Kamis (28/12).

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Imlek, 1500 Lampion Dipasang di Kota Tabanan

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi menuturkan, pristiwa kompor mayat meledak tersebut terjadi pada saat prosesi ngaben sedang berlangsung sekitar 10.00 Wita.

Kedua korban diketahui yakni I Gst Kade Sandia (70) asal Desa Yehsumbul dan I Gst Kade Arta asal Desa Yehmbang Kangin. Kedua korban mengalami luka bakar dibagian wajah dan tangan.

Menurut Kapolsek Suarmadi, ledakan tersebut diduga berasal dari kompor mayat milik korban. Namun penyebab ledakan tersebut belum diketahui. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI