Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Vaksinasi Rabies Massal Dimulai, Jembrana Fokus Zona Merah dan Wilayah Pesisir

JEMBRANA, MediaBaliNews – Mengawali pelaksanaan vaksinasi massal, ratusan hewan penular rabies (HPR) di dua desa di Kabupaten Jembrana telah berhasil divaksinasi pada hari pertama kegiatan, Senin (13/4/2026).

Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengatakan, vaksinasi tidak hanya difokuskan pada daerah zona merah, tetapi juga menyasar wilayah pesisir yang disinyalir menjadi lokasi pembuangan hewan penular rabies (HPR), seperti anjing dan kucing.

“Selain zona merah, kami juga menyasar wilayah pesisir yang belakangan ini rawan menjadi tempat pembuangan HPR. Anjing liar berpotensi sangat besar menyebabkan kasus rabies,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan data hingga April 2026, tercatat sebanyak 21 kasus hewan positif rabies yang tersebar di sejumlah kecamatan, dengan kasus terbanyak berada di Kecamatan Mendoyo. Dalam periode Maret hingga April saja, terjadi penambahan enam kasus baru, masing-masing di Kecamatan Pekutatan dan Melaya satu kasus, serta Kecamatan Mendoyo dan Negara masing-masing dua kasus.

Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, pihaknya menerjunkan enam tim vaksinator yang terdiri dari empat tim eksternal dan dua tim reguler dari dokter hewan di masing-masing kecamatan. Tim eksternal difokuskan pada penanganan zona merah, sementara tim reguler menyasar wilayah dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah.

“Kita sebar tim yang ada, namun tetap fokus di wilayah zona merah. Misalnya besok di Pohsanten kemudian Penyaringan dan lainnya. Kami harap partisipasi masyarakat untuk membantu menyukseskan vaksinasi sebagai upaya menekan angka kasus yang semakin tinggi,” terangnya.

Pada hari pertama pelaksanaan di Kecamatan Mendoyo, tepatnya di Desa Pohsanten, vaksinasi menggunakan jenis vaksin Vanguard dengan total capaian ratusan ekor hewan.

Baca Juga :  Jalur Denpasar-Gilimanuk Kembali Memakan Korban Jiwa, Seorang Remaja Tewas Usai Telibat Laka

“Rinciannya di Banjar Pasatan sebanyak 125 ekor, Banjar Dauh Pangkung Jangu 159 ekor, Banjar Munduk 256 ekor, dan Banjar Dangin Pangkung Jangu sebanyak 194 ekor,” paparnya.

Selain itu, vaksinasi juga dilaksanakan di Banjar Candikusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya dengan total 106 ekor hewan yang terdiri dari 80 anjing dan 26 kucing menggunakan vaksin Neorabivet.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus menyisir wilayah-wilayah rawan, termasuk daerah pesisir, guna memastikan hewan penular rabies mendapatkan vaksinasi.

“Kita sasar juga wilayah yang dianggap rawan menjadi tempat pembuangan hewan penular rabies, sehingga ketika menemukan anjing liar bisa langsung divaksin untuk mencegah penularan,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI