JEMBRANA, MediaBaliNews – Dikarenakan alat berat pengangkut sampah rusak menjadi penyebab puluhan ton sampah berserakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh Kaliakah, Selasa (16/4/2024).
Dari pantauan, terlihat sampah yang berada dijalan dalam area TPA Peh Kaliakah dengan kondisi berserakan dan menumpuk. Sampah tersebut merupakan sampah yang datang pada hari Senin (15/4) kemarin seberat 51,45 ton.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengatakan, penumpukan sampah tersebut terjadi karena terkendala alat berat yang rusak.
Karena hal itu, alat berat atau excavator yang biasanya digunakan untuk mengangkut sampah di TPA Peh Kaliakah tidak dapat beroprasi, sehingga terjadi penumpukan sampah.
“Kemarin memang karena alat berat yang rusak. Sudah ditangani sorenya dan malam baru selesai. Hari ini baru bisa selesai dan sudah selesai dibersihkan, ” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya.
Ia menjelaskan, excavator yang beroprasi di TPA Peh Kaliakah sebanyak 2 unit. Satu excavator sudah bisa beroprasi kembali, dan satu lainnya masih dalam proses perbaikan.
“Ada dua alat berat, cuman satu rusak, satu aja ada yang berfungsi untuk yang di TPA, ” terangnya.
Saat disinggung mengenai sampah yang dikabarkan melumer hingga ke jalan, pihaknya secara tegas mengatakan bahwa sampah tersebut masih berada di dalam area TPA Peh Kaliakah.
“Sudah selesai, bukan masalah besar karena untuk sementara saja. Cuman 2 jam 3 jam selesai, ” pungkasnya. (gsn/mbn)


























