Tuesday, April 28, 2026
Tuesday, April 28, 2026

Warga Gigit Jari, Perbaikan Jalan Awen-Pengambengan Tak Masuk Usulan Disetujui Program Inpres Bali Tahun 2024

JEMBRANA, MediaBaliNews – Mimpi dan harapan warga Kelurahan Lelateng dan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, menikmati jalan aspal yang mulus, kembali pupus. Pasalnya jalan yang sudah rusak bertahun-tahun tersebut tidak masuk usulan disetujui program Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2024.

Sebelumnya, proyek perbaikan jalan tersebut telah disosialisasikan dan bahkan sudah memasuki tahap tender ini resmi dibatalkan.

Salah satu warga setempat, I Komang Mahardika mengaku kecewa mengetahui hal tersebut. Mengingat jalan ini sudah sangat membahayakan. Banyak warga yang terjatuh, termasuk anak sekolah karena ini merupakan akses utama siswa menuju SMP N 6 Negara.

Ia menambahkan warga sudah berulang kali melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Bahkan, sejumlah pohon produktif milik Banjar Adat pun rela ditebang untuk memberikan ruang bagi pelebaran jalan. Namun, upaya mereka tak kunjung membuahkan hasil.

“Sempat ada kabar baik, jalan akan diperbaiki dan dilebar. Belasan pohon kelapa produktif dan candi batas yang berdiri kokoh dirobohkan. Tapi nyatanya, sampai sekarang tidak ada realisasinya,” ujar Mahardika, Senin (11/11).

Sejalan dengan yang diutarakan Mahardika, I Ketut Suparna juga merasa kecewa. Dirinya mengatakan, warga sudah sangat antusias ketika mendengar kabar akan adanya perbaikan jalan.

“Kami sudah berharap banyak. Apalagi, sosialisasi perbaikan jalan sudah dilakukan pada 5 Agustus 2024 lalu. Tapi ternyata, harapan kami hingga detik ini tidak ada kejelasan. Apakah batal atau dilanjutkan,” ungkap Suparna.

“Kami meminta kejelasan kapan jalan ini akan diperbaiki. Jalan ini sangat penting bagi kami,” imbuhnya.

Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Bali, BPJN Jawa Timur – Bali, I Made Mardita menjelaskan bahwa pembatalan ini disebabkan oleh tidak tersedianya pagu anggaran untuk tahun 2024.

“Tender terpaksa dibatalkan karena kendala anggaran,” ucap Mardita.

Baca Juga :  Akibat Konsleting Listrik, Rumah Milik Warga Tegal Badeng Barat Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Mardita menyampaikan, kendati proyek ini sempat disosialisasikan oleh Bupati Jembrana, namun anggaran belum pasti.

Mardita menambahkan untuk tender dilakukan lebih awal guna menghewat waktu. Adanya keterbatasan anggaran, proyek ini akhirnya harus dibatalkan.

Pihaknya sempat mengusulkan proyek perbaikan jalan ini melalui program Instruksi Presiden (Inpres). Namun, dari enam usulan jalan Inpres di Bali, hanya Kabupaten Bangli yang disetujui.

“Anggarannya itu sekitar 20 miliar dengan panjang sekitar 3,5 kilometer. Namun Kabupaten Jembrana tidak kebagian. Jadi, ya sudah pasti batal,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI