Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Pemerintah Turunkan Tarif Tiket Pesawat, Pariwisata Siap Sambut Lonjakan Wisatawan

TABANAN, MediaBaliNews – Jelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, pemerintah mengeluarkan kebijakan menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 10 persen. Kebijakan ini berlaku selama 16 hari, mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025. Langkah ini mendapat sambutan positif dari pelaku sektor pariwisata yang tengah bangkit pascapandemi COVID-19.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tabanan, I Wayan Sudartayana, menyambut baik kebijakan ini. Ia menyatakan, penurunan tarif tiket pesawat akan mempermudah masyarakat untuk berwisata, terutama ke destinasi populer seperti Bali.

“Kebijakan penurunan harga tiket pesawat ini akan mendorong masyarakat untuk lebih banyak bepergian. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan okupansi hotel, khususnya di Bali,” ujarnya, Kamis (5/12).

Saat ini, tingkat hunian hotel di Bali bervariasi, berkisar antara 10 hingga 15 persen, tergantung wilayah. Namun, Sudartayana mengungkapkan bahwa di Tabanan, okupansi sudah mencapai 60-70 persen. “Kondisi ini karena wisatawan cenderung mengunjungi beberapa destinasi dalam satu periode liburan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti perbedaan pola pemesanan wisatawan domestik dan mancanegara. Wisatawan asing biasanya memesan jauh hari sebelum periode liburan, sementara wisatawan domestik cenderung melakukan pemesanan last minute, sekitar satu minggu sebelum libur Natal dan Tahun Baru.

Optimisme juga datang dari pengelola destinasi wisata. Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, I Wayan Sanjaya, menyebutkan kebijakan ini akan meningkatkan arus wisatawan ke destinasi wisata.

“Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata akan meningkat. Ini akan berdampak langsung pada tingkat kunjungan ke Tanah Lot,” ujarnya.

DTW Tanah Lot sendiri tengah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut lonjakan wisatawan selama liburan akhir tahun. Saat ini, kunjungan ke Tanah Lot berkisar 4.000-5.000 orang per hari. Dengan adanya kebijakan ini, Sanjaya optimistis jumlah kunjungan bisa mencapai 6.000-7.000 orang per hari.

Baca Juga :  Seorang Wisatawan India Tewas Terseret Arus di Pantai Diamond Beach

“Peningkatan biasanya mulai terasa sejak H-10 hingga menjelang penutupan tahun,” tambahnya.

Selain Tanah Lot, objek-objek wisata lain di Tabanan diperkirakan akan mengalami hal serupa. Penurunan tarif tiket pesawat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata.

Kebijakan penurunan tarif tiket pesawat ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi di sektor pariwisata. Setelah terpuruk akibat pandemi, sektor ini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan berbagai stimulus, termasuk kebijakan transportasi yang lebih terjangkau.

Dengan adanya libur panjang dan harga tiket yang lebih bersahabat, pemerintah berharap terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata lokal di tengah persaingan global. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI