Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Ditemukan Banyak Sampah Plastik Diduga Penyebab Matinya Hiu Paus di Pekutatan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Ditemukan sejumlah sampah plastik, diduga menjadi penyebab matinya Hiu Paus yang sempat hebohkan warga Banjar Yehkuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Jumat pagi (29/9).

Setelah mendapatkan informasi adanya bangkai Hiu Paus terdampar, petugas dari Jaringan Satwa Indonesia (JSI) siang tadi mendatangi lokasi dan melakukan pembedahan atau nekropsi terhadap bangkai Hiu Paus berjenis kelamin betina dengan panjang 7.5 meter serta lingkar perut 3.5 meter.

“Tadi dari hasil kita bedah lambungnya itu dia tetap makan karena masih ada isinya, tapi tadi kita juga banyak temukan sampah plastik dan sedotan plastik, ” ungkap Petugas Nekropsi JSI, Drh. Hasnaulhusna usai melakukan nekropsi terhadap bangkai Hiu Paus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mamalia laut yang dilindungi tersebut mati akibat sakit dibagian pencernaan akut yang kemungkinan akibat sampah plastik yang dimakan.

“Kalau dugaan sementara dia itu sakit, saya lihat diare akut tetapi di bagian luar tidak ada tanda-tanda kekerasan atau karena terjerat jaring. Bisa juga itu dari plastik yang dia makan. Kalau jenis kelaminnya betina,” jelasnya.

Setelah dilakukan nekropsi terhadap bangkai Hiu Paus tersebut, bangkai Hiu Paus kemudian dikubur dengan menggunakan alat berat didekat lokasi penemuan.

“Tadi kita juga coba periksa organ hati tapi kayaknya organ hati itu tidak masalah. Namun kita akan masih melakukan uji Lab. Tadi kita juga ambil sampel DNA dari siripnya, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Pabrik Limbah B3 Menjamur, Warga Pengambengan Protes
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI