Monday, September 14, 2026
Monday, September 14, 2026

Ditemukan, Remaja Asal Dalung yang Terseret Arus di Pantai Pererenan Meninggal Dunia

MANGUPURA, MediaBaliNews – Operasi kemanusiaan pencarian remaja yang hilang terseret ombak di perairan Kabupaten Badung resmi berakhir. Setelah melakukan penyisiran intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan jasad korban berhasil diidentifikasi berkat kecanggihan teknologi sensor panas dari udara.

“Jasad korban berhasil kami temukan dalam posisi terapung di laut dengan jarak sekitar 300 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam (LKM),” kata Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Made Widiantara, Senin, 13 Juli 2026.

Korban dipastikan merupakan Christian Jonathan Made Caesar Halawa (17), warga yang berdomisili di Jalan Tibung Anyar Nomor 4, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kabupaten Badung. Remaja malang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang tergulung ombak besar saat nekat berenang bersama dua orang rekannya di Pantai Pererenan pada Sabtu sore, 11 Juli 2026.

“Kronologi penangkapan visual objek bermula saat tim kembali menggelar operasi SAR hari kedua dengan membagi kekuatan menjadi Satuan Penyelamat (SRU) laut dan darat,” ujar I Made Widiantara menguraikan jalannya evakuasi.

Sesuai rencana taktis, SRU laut melakukan penyisiran menggunakan satu unit perahu karet rubber boat, di area perairan dalam, sedangkan SRU darat berjalan kaki menyisir sepanjang garis pesisir pantai ke arah barat dan timur.

Titik terang muncul pada siang hari, tepatnya pukul 13.15 WITA. Tim rescue menerbangkan unit drone thermal (kamera pemantau bersensor suhu tubuh) milik Basarnas ke arah barat daya dari bibir pantai. Hanya berselang 15 menit mengudara, kamera drone menangkap citra visual sesosok tubuh manusia yang mengapung di permukaan laut.

Mendapat koordinat akurat dari tim operator udara, personel SRU laut yang berada di perahu karet langsung dipandu bergerak cepat menuju titik lokasi untuk melakukan evakuasi fisik. Jasad remaja tersebut kemudian berhasil diangkat ke atas perahu pada pukul 13.45 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :  Begal Motor di Kuta Ditangkap Setelah Setahun Buron

Petugas membawa jenazah korban merapat ke pesisir Pantai Pererenan untuk dilakukan proses identifikasi awal oleh tim medis dan pihak kepolisian. Isak tangis keluarga yang sejak awal setia menunggu di pinggir pantai pun pecah saat memastikan jasad tersebut adalah anak mereka.

“Pada pukul 15.35 WITA, jasad korban telah dievakuasi secara terhormat menggunakan unit mobil ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada Badung guna penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” imbuh Widiantara.

Keberhasilan operasi SAR ini merupakan hasil kolaborasi solid dari berbagai unsur satuan yang terlibat, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Satbrimob Polda Bali, Satpolairud Polres Badung, BPBD Kabupaten Badung, Balawista Munggu, organisasi radio ORARI Bali, serta dibantu pihak keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI