Saturday, October 24, 2026
Saturday, October 24, 2026

Gudang Paper Bag di Jembrana Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

JEMBRANA, MediaBaliNews — Diduga akibat korsleting listrik, sebuah gudang usaha paper bag di Banjar Tegal Badeng, Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana, ludes terbakar, Senin (19/10).

Menurut informasi, kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menghanguskan sejumlah peralatan usaha dan bahan baku kertas. Akibat kejadian itu, pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp. 75 Juta.

Kasatpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.45 Wita. Petugas yang menerima informasi tersebut langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

ā€œAnggota kami begitu menerima laporan, langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,ā€ ungkapnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang warga bernama Lukman sekitar pukul 18.40 Wita. Saat itu, saksi melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api dari gudang yang berada di sebelah timur rumahnya.

Mengetahui kejadian tersebut, Lukman segera menghubungi pemilik gudang, Ismilia Shafira Buhri (32), karena bangunan dalam keadaan kosong.

Pemilik gudang kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Dari rekaman tersebut, api diketahui sudah membesar. Ismilia selanjutnya mendatangi gudang dan menghubungi I Gede Aryana, anggota Satpol PP Jembrana, untuk meneruskan laporan kepada petugas pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan itu, Regu II Damkar Jembrana langsung meluncur ke lokasi. Petugas tiba dengan waktu tempuh sekitar enam menit dan berjibaku memadamkan api selama kurang lebih satu jam. Empat unit armada diterjunkan dalam proses pemadaman, yakni Altora, Hino Tembak, Tangki Silver, dan Tangki Merah.

ā€œTotal air yang digunakan memadamkan api mencapai 16.500 liter,ā€ terangnya.

Sejumlah barang dilaporkan hangus terbakar, di antaranya satu mesin pemotong kertas, sekitar tiga ton kertas karton, satu dispenser air, tiga meja kayu, dan dua lemari plastik.

Baca Juga :  Polres Jembrana Gelar Binluh Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Kebakaran juga berdampak pada satu kandang ayam yang berisi tiga ekor ayam serta dua ekor kelinci. Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp. 75 Juta.

Meski mengakibatkan kerusakan pada sejumlah barang di dalam gudang, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

ā€œDalam laporan penanganan, tidak tercatat adanya korban jiwa,ā€ pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI