JEMBRANA, MediaBaliNews – Warga Desa Perancak digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki terdampar 12 meter dari bibir Pantai Perancak, Sabtu pagi (9/9).
Saat dikonfirmasi, Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana membenarkan atas penemuan mayat tersebut di wilayah hukumnya. Ia mengatakan bahwa penemuan mayat tersebut berawal saat adanya laporan dari nelayan yang hendak melaut.
Menurut pengakuan saksi I Ketut Surata yang hendak melaut sekitar pukul 04.00 Wita, ia melihat sosok mayat yang terdampar dipinggir pantai. Untuk memastikan, Surata akhirnya berupaya mendekati yang berjarak sekitar 100 meter dari posisinya.
Setelah dekat, benar apa yang dilihat olehnya adalah mayat dalam keadaan telungkup. Atas penemuan tersebut, Surata akhirnya menginformasikan kepada rekannya I Wayan Ardita untuk menghubungi Kelian Banjar Mekar Sari, dan melaporkan kepada Bhabinkamtibnas Desa Perancak.
“Selanjutnya Team Inafis Polres Jembrana melakukan olah tkp dan saat ini mayat di bawa ke RSU Negara untuk dilakukan Identipikasi lebih lanjut, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
Saat dilakukan evakuasi, korban diketahui terdampar 12,30 meter dari bibir pantai, dengan ciri-ciri berjenis kelamin laki-laki, tinggi mayat 167 centimeter, menggunakan baju warna merah lengan panjang warna hitam bertuliskan FILLA, menggunakan celana training warna abu-abu dengan tulisan theluke Sport Gear.
Identitas mayat tersebut diketahui bernama Cas Mundi (28) asal Jawa Tengah yang sempat dilaporkan tenggelam pada 2 September 2023 di perairan Meneng, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
“Hasil dari koordinasi dengan anggota Satpol Air Banyuwangi, bahwa agen kapal dengan ciri-ciri tersebut sesuai dengan korban tenggelam yang terjadi pada 2 September lalu, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















