JEMBRANA, MediaBaliNews – Seorang pengendara motor berinisial GAKN (41) asal Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan meninggal dunia usai menghantam bus di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada Minggu dini hari (28/5).
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti menuturkan, kecelakaan bermula saat korban GAKN melaju dengan mengendarai Honda Vario nopol DK 6588 ZS dari arah timur menuju ke barat (arah Denpasar menuju Gilimanuk).
“Setibanya di TKP, korban hendak mendahului kendaraan Truk tak dikenal yang berada didepannya. Naasnya, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan datang bus Hino nopol EA 7272 M yang dikemudikan I (42) asal Bima, NTB. Akhirnya kecelakaan pun tidak bisa dihindari,” jelasnya.
Dari kejadian itu, kata AKP Meipin, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia ditempat. Sementara sopir bus selamat.
“Jika dilihat dari kondisi jalan sebenarnya tergolong landai dan agak menikung kekanan. Disamping itu, juga gelap karena minim penerangan,” ungkapnya.
Kerugian akibat insiden kecelakaan diperkirakan sebesar Rp. 7 Juta. “Saat ini, Satlantas Polres Jembrana tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan,” pungkasnya. (gsn/mbn)























