Friday, December 5, 2025
Friday, December 5, 2025

Sang Cucu belum Ditemukan, Keluarga Korban Terseret Arus di Pantai Pengambengan Lakukan Pencarian

JEMBRANA, MediaBaliNews – Upaya pencarian terhadap seorang bocah berusia 9 tahun yang terseret arus saat berenang bersama kakeknya di pintu keluar masuk Pelabuhan Pengambengan pada hari Jumat, (1/9) terus dilakukan. Bahkan pihak keluarga ikut melakukan pencarian dengan menggunakan fiber milik nelayan.

Saat ditemui dilokasi, Ayah korban Muhamad Samin mengatakan bahwa dirinya akan turut ikut melakukan pencarian anaknya yang hingga saat ini belum ditemukan dengan menyewa 2 buah perahu fiber.

“Iya entar saya ikut, sewa dua fiber saya untuk melakukan pencarian. Kemarin itu sehabis sholat jumat, kakeknya langsung ngajakin cucunya mandi kepantai, ” jelasnya, Sabtu (2/9).

Ia menambahkan dalam pencarian ini ditemani dengan paman korban serta satu orang lainnya dengan menggunakan perahu fiber bertuliskan Bintang Bulan. “Iya semoga anak saya cepat ditemukan, saya tiga orang nanti menggunakan perahu fiber, ” bebernya.

Sementara, Ali Imron seorang nelaya dan juga tetangga korban juga turut ikut melakukan pencarian dengan menggunakan perahu fiber miliknya bersama dua rekan lainnya.

“Iya demi meringakan petugas basarnas dalam melakukan pencarian serta membantu keluarga korban agar lebih cepat korban bisa ditemukan, ” ujarnya.

Selain merupakan tetangga korban, Ali mengaku bahwa korban merupakan teman mengaji anaknya. Dari karena itu hatinya tergerak untuk turut melakukan pencarian terhadap korban.

“Saya tadi pagi sudah muter nyarinya, kalau ketimur itu sampai di daerah Perancak, kalau ke arah barat itu sampai di daerah Candikusuma, ” ucapnya.

Disisi lain, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan tim SAR gabungan terus berupa melakukan pencarian terhadap korban, bahkan dihari ke-2 (dua) dengan jangkauan total seluas kurang lebih 10 nautical mile.

Baca Juga :  Jembrana Kite Festival Kembali Digelar, Puluhan Layang-Layang Hiasi Langit Pantai Pengambengan

“Kami melakukan pencarian mulai pukul 6.30 Wita dengan menggunakan satu peralatan utama (alut) rubber boat milik Basarnas Bali dan Speed boat Polair. Kita juga tetap melakukan koordinasi dengan nelayan setempat agar menginformasikan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.,” tuturnya.

Ditambahnya, hingga saat ini pukul 18.00 Wita korban masih belum ditemukan. “Pencarian untuk hari kedua ini dihentikan sementara dan akan melanjutkan pencarian besok pagi. Untuk kendala dalam pencarian korban tidak ada, sementara cuaca pada pencarian hari ini masih bersahabat dan semoga korban bisa cepat ditemukan, ” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sang kakek Misnawar (51) asal Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, berpamitan kepada sang istri untuk mandi ke pantai karena badanya terasa gatal, korban juga mengajak anaknya MAR (11) serta cucunya MBR (9) sekitar pukul 13.30 Wita.

Kemudian, saat sedang berenang tiba-tiba korban bersama cucunya terseret arus. MAR yang saat itu tidak ikut berenang dengan bermain pasir di pinggir pantai lantas berteriak meminta tolong. Kemudian, Misnawar berhasil dievakuasi oleh beberapa nelayan dan di naikkan ke sampan namun dalam keadaan lemas dan dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Pengambengan. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI