DENPASAR, MediaBaliNews – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pria tergeletak berdarah di Jalan Taman Pancing Denpasar. Kejadian itu menarik perhatian publik dan memicu beragam spekulasi. Polisi kini menyelidiki insiden yang terjadi pada Kamis, 24 Juli 2025, sore.
“Kami sudah mengetahui kejadian ini. Korban ditemukan berlumuran darah, dan sedang dalam penanganan medis,” ucap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.
Insiden itu bermula sekitar pukul 16.15 Wita di Jalan Glogor Carik Gang Leli Nomor 92, Pemogan, Denpasar Selatan. Saksi M. Surya Mualik Cahya mendengar keributan dari luar kamar kosnya. Ia menemukan korban, Joko Susilo, sudah bersimbah darah.
“Informasi awal yang kami terima menyebutkan korban ditemukan bersimbah darah di lokasi tersebut,” jelas AKP I Ketut Sukadi.
Joko Susilo, seorang pengamen asal Palembang, ditemukan dalam kondisi mengenaskan. M. Surya Mualik Cahya merasa iba, lalu membawanya ke klinik terdekat. Melihat kondisi korban, ia memutuskan membawa Joko ke RSUP Prof Ngoerah.
“Saksi dan teman korban berinisiatif membawa ke rumah sakit untuk pertolongan pertama,” kata AKP I Ketut Sukadi.
Dalam perjalanan menuju RSUP Prof Ngoerah, Joko sempat terjatuh di Jalan Taman Pancing Barat. M. Surya Mualik Cahya segera meminta bantuan warga. Warga membantu memegangi korban agar bisa kembali dibonceng.
“Kami membenarkan adanya insiden korban terjatuh saat dalam perjalanan. Warga sekitar turut membantu,” imbuh AKP I Ketut Sukadi.
Saksi lain, Irma Jesika P, 21 tahun, memberikan kesaksian berbeda. Ia melihat korban tiba di kos dari mengamen dalam kondisi bau alkohol. Joko tiba-tiba masuk kamar temannya, Rinia, dan mengambil sebilah parang.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban datang dalam kondisi terpengaruh alkohol dan mengambil parang,” terang AKP I Ketut Sukadi.
Saat ditanya tujuan mengambil parang, Joko langsung menebaskannya ke tangan kiri sendiri. Darah segar seketika mengucur deras dari lukanya. Korban sempat meminta kain lap kepada Irma untuk membalut luka.
“Korban diduga melukai tangannya sendiri menggunakan parang tersebut,” ujar AKP I Ketut Sukadi.
Setelah kejadian tersebut, Joko Susilo dibawa ke rumah sakit oleh temannya menggunakan sepeda motor. Luka terbuka pada pembuluh arteri tangan kiri korban membutuhkan penanganan serius. Joko kini masih dalam perawatan intensif di IGD RSUP Prof Ngoerah.
“Korban mengalami luka serius pada tangan kirinya dan saat ini masih dalam penanganan medis di rumah sakit,” ucap AKP I Ketut Sukadi.
Penyebab pasti tindakan Joko Susilo belum diketahui. Korban belum dapat dimintai keterangan mengingat kondisinya. Keluarga terdekat Joko, istrinya, diketahui berada di Yogyakarta.
“Kami belum dapat memintai keterangan korban karena kondisinya belum memungkinkan. Istrinya juga berada di Yogyakarta,” jelas AKP I Ketut Sukadi.
Polisi telah mengamankan satu bilah parang sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Petugas berupaya mengumpulkan informasi lebih lengkap.
“Satu bilah parang sudah kami amankan sebagai barang bukti. Kami masih terus mendalami kasus ini,” tutup AKP I Ketut Sukadi. (ang/mbn)






















