Tuesday, April 21, 2026
Tuesday, April 21, 2026

Misteri Jasad Wanita di Sungai Taman Pancing, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

DENPASAR, MediaBaliNews – Warga di sekitar Jalan Taman Pancing Timur, Denpasar Selatan, dibuat geger oleh penemuan jasad seorang wanita pada Rabu (10/9/2025) pagi. Jasad tanpa identitas tersebut ditemukan hanyut di aliran Sungai Taman Pancing. Aparat kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengamankan area.

“Kami menerima laporan dari masyarakat. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

Penemuan jasad ini terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Dua saksi mata, F dan Ketut M, yang sedang melintas di lokasi, mendapat informasi dari warga tentang adanya orang hanyut. Keduanya berinisiatif berenang ke sungai. Mereka berhasil menarik tubuh korban ke atas sebuah truk sampah.

“Kami berkoordinasi dengan tim identifikasi dan tim medis untuk segera mengevakuasi korban. Kondisi jasad ditemukan tanpa pakaian lengkap, hanya mengenakan bra,” ungkapnya.

Kondisi jenazah yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi mata, F (41 tahun), seorang tukang ojek daring, dan Ketut M (38 tahun), petugas penjaga PU PR, menjadi orang pertama yang berintervensi saat mendengar kabar ini. Mereka menjadi saksi kunci yang memberikan keterangan detail kepada petugas kepolisian.

“Kami sudah memasang garis polisi untuk menjaga status quo. Area ini harus steril guna keperluan penyelidikan,” jelasnya.

Tim identifikasi Polresta Denpasar langsung bergerak melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah di tempat kejadian. Polisi mengambil dokumentasi lengkap. Mereka mencari petunjuk yang bisa mengungkap identitas korban. Namun, di lokasi, tidak ditemukan barang bukti apapun.

“Petugas kami sudah meminta keterangan saksi-saksi di TKP. Kami juga sudah menyarankan mereka untuk membuat laporan resmi,” tambahnya.

Pada pukul 11.02 WITA, jenazah korban dibawa oleh ambulans Gerindra menuju Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah. Proses autopsi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Dugaan awal korban meninggal akibat hanyut.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan Di Jembrana, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

“Rencana tindak lanjut kami adalah melakukan penyelidikan lebih mendalam. Kami akan memeriksa saksi-saksi dan melengkapi semua berkas yang diperlukan,” ujarnya.

Polisi akan mencari data orang hilang di sekitar wilayah Denpasar. Mereka berharap ada keluarga yang melaporkan kehilangan kerabat mereka. Proses identifikasi akan dilakukan dengan metode ilmiah, seperti tes sidik jari atau DNA, jika diperlukan.

“Kami akan terus berupaya mengungkap identitas korban secepatnya. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor,” pungkasnya.

Pihak kepolisian mengimbau warga tetap tenang. Warga tidak perlu menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif. Polisi berharap kasus ini bisa terungkap secepatnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI