Sunday, May 31, 2026
Sunday, May 31, 2026

Megah di Pura Taman Ayun, Barong Festival 2025 Menegaskan Regenerasi Seniman Cilik

MANGUPURA, MediaBaliNews – Barong Festival Taman Ayun 2025 kembali bergulir sukses, menggelar kemeriahan dua hari penuh, 27-28 September, di kompleks Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung. Puncak perayaan budaya yang kini memasuki tahun kedelapan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat lokal, seniman, hingga budayawan terkemuka. Acara ini secara nyata memperkuat komitmen pelestarian warisan seni dan budaya adiluhung Pulau Dewata.

“Keberlangsungan festival selama delapan tahun ini memperlihatkan antusiasme publik yang sangat tinggi. Ini juga menjadi bukti nyata regenerasi seni barong di Badung terus berjalan baik,” ujar Wakil Menteri Kebudayaan RI saat membuka acara.

Pemerintah Kabupaten Badung secara konsisten mendukung acara tersebut sebagai agenda pariwisata dan budaya unggulan daerah. Wakil Menteri Kebudayaan RI untuk kategori Regenerasi membuka acara pada Sabtu siang, 27 September, menandai dimulainya kompetisi penari cilik. Agenda utama ini memberi ruang tampil signifikan bagi seniman belia untuk unjuk gigi secara profesional.

“Kami sengaja memberi porsi besar untuk kategori regenerasi sebagai bekal pelestarian jangka panjang. Para peserta cilik akan menjadi penerus taksu seni tari barong di Bali,” jelas Bupati Badung di tengah kemeriahan acara.

Siang hari itu, suasana meriah menyelimuti Wantilan Taman Ayun dengan penampilan 21 penari barong buntut anak-anak. Mereka didukung penuh oleh 21 penabuh kendang muda berbakat yang menunjukkan kelihaiannya di hadapan juri dan penonton. Peserta cilik menampilkan seluruh kemampuan terbaik mereka dengan penuh percaya diri dan disambut tepuk tangan membahana dari penonton.

“Sangat membanggakan melihat anak-anak tampil dengan energi luar biasa dan teknik tari yang baik. Mereka menunjukkan bahwa seni barong akan terus hidup,” ungkap salah seorang seniman senior Bali.

Fokus perhatian publik kemudian beralih ke Panggung Utama Madya Mandala pada malam harinya untuk menyaksikan kategori Superstar. Bupati Badung bersama Ida Cokorda Mengwi XIII, Panglingsir Puri Ageng Mengwi, secara resmi membuka pertunjukan megah tersebut. Kategori ini menampilkan penari barong ket dan penabuh kendang berprestasi yang sebelumnya telah memenangi banyak kompetisi regional.

Baca Juga :  Pertama di Bali, Jembrana Beri Jaminan Sosial Bagi Para Pekerja Rentan

“Panggung Madya Mandala memiliki taksu dan aura spiritual yang luar biasa, sehingga memberi energi khusus bagi para seniman. Semua pertunjukan terasa lebih khidmat,” ujar Ida Cokorda Mengwi XIII saat menyampaikan sambutan kebanggaannya.

Pertunjukan bintang dikemas menarik dalam format “perang bintang” antar seniman, menampilkan daya tarik yang sangat tinggi bagi pengunjung. Semarak acara semakin bertambah meriah dengan penampilan selingan tari bojog (monyet) dan tari payung khas Bali. Para seniman mempertunjukkan keahlian mereka, menciptakan tontonan seni yang sangat berkesan bagi semua penonton.

“Para seniman profesional ini menunjukkan level tertinggi dari kesenian Barong Bali yang telah mendunia. Mereka benar-benar menjadi inspirasi bagi generasi muda,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Selain pertunjukan utama, pengunjung juga menikmati Pameran Seni “Into The Heart of Heritage” di area festival. Pameran tersebut memajang koleksi topeng bebarongan karya maestro Bali dan dokumentasi foto langka Upacara Bhiseka Ratu Cokorda Mengwi XIII. Ruang pameran ini berhasil menjadi ruang refleksi mendalam, memperkaya pengalaman budaya para pengunjung.

“Pameran ini menjadi edukasi penting bagi masyarakat untuk memahami filosofi dan sejarah di balik topeng Barong Bali. Topeng bukan sekadar karya seni biasa,” ungkap seorang kurator pameran.

Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini tentu memperkuat posisi Pura Taman Ayun sebagai salah satu cagar budaya dunia yang diakui UNESCO. Festival ini secara nyata memberi manfaat signifikan bagi masyarakat lokal, baik secara sosial, ekonomi, maupun pariwisata Bali secara keseluruhan. Taman Ayun Barong Festival 2025 kini meneguhkan dirinya sebagai agenda budaya penting yang patut dinantikan oleh wisatawan setiap tahunnya.

“Kami berharap festival ini terus berkelanjutan dan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara untuk datang. Ini akan menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar Badung,” tambahnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI