Monday, April 20, 2026
spot_img
Monday, April 20, 2026

Delapan Pelaku Penganiayaan Viral di Kuta Ditangkap, Korban Dipukuli Kayu dan Batu

MANGUPURA, MediaBaliNews – Aksi brutal penganiayaan terhadap seorang pelajar di kawasan Legian, Kuta, menyita perhatian publik setelah rekamannya viral di media sosial. Korban, yang teridentifikasi berinisial YSBA (23), mengalami tindakan kekerasan pada Rabu, 10 Desember 2025, pagi hari.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita di Jalan Dewi Sri Nomor 23, Legian, Badung. Melihat penyebaran video yang meluas, Polsek Kuta bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saat ini delapan pelaku telah kami amankan di Polsek Kuta dan sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif utama mereka,” jelas Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra.

Video yang beredar menunjukkan sekelompok orang, diperkirakan berjumlah 15 orang, menyerang korban dan temannya. Mereka tiba-tiba mendatangi korban yang sedang duduk bersama temannya di lokasi kejadian. Para pelaku mengklaim berasal dari salah satu daerah tertentu saat berhadapan dengan korban.

“Korban dan temannya didatangi kelompok pelaku yang mengaku dari suatu daerah, sebelum mereka melakukan penyerangan tanpa alasan jelas,” ujarnya.

Para pelaku melakukan penganiayaan brutal menggunakan senjata seperti kayu usuk dan paving block (batu konblok). Korban YSBA mengalami pemukulan keras pada bagian belakang kepala menggunakan paving block sebanyak tiga kali. Pelaku juga memukul punggung dan tangan korban menggunakan kayu hingga empat kali.

“Pelaku menggunakan kayu usuk dan paving block sebagai senjata untuk memukul korban di bagian kepala dan punggung,” katanya.

Teman korban yang berada di lokasi kejadian juga turut menjadi sasaran pemukulan dari kelompok tersebut. Akibat serangan mendadak itu, korban YSBA menderita luka lecet serius dan pembengkakan parah pada tangan kiri. Korban juga merasakan pusing hebat di bagian kepala karena hantaman benda tumpul.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak Perayaan HUT ke 43 ST Sri Amertha, Ajak Sekaa Teruna Jadi Agen Perubahan dan Pembangunan

“Korban YSBA menderita luka lecet, tangan kiri bengkak, dan merasakan pusing pada bagian kepala akibat aksi penyerangan itu,” imbuhnya.

Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra, segera memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Matheus Diaz Prakoso, dan Tim Opsnal bergerak. Tim gabungan ini langsung melakukan identifikasi cepat berdasarkan rekaman video viral dan keterangan korban. Polisi berhasil melacak dan menangkap delapan pelaku dalam waktu singkat.

“Kanit Reskrim dan Tim Opsnal Polsek Kuta bergerak cepat melakukan identifikasi para pelaku berdasarkan video viral yang tersebar luas,” katanya.

Polisi saat ini masih terus mendalami peran masing-masing dari delapan pelaku yang sudah diamankan. Penyelidikan intensif berfokus mencari tahu motif pasti di balik aksi pengeroyokan massal tersebut. Polisi juga masih memburu pelaku lain yang terlibat dan belum tertangkap.

“Kami masih terus mendalami motif sebenarnya para pelaku ini melakukan penganiayaan dan memburu sisa kelompok yang terlibat,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI