JEMBRANA, MediaBaliNews – Musibah tragis menimpa dua warga Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Keduanya meninggal dunia diduga akibat sengatan tawon saat berada di kebun, Selasa (20/1).
Kapolsek Mendoyo Kompol Wayan Sartika saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 Wita ketika korban Dewa Ketut Suparta (69) sedang beristirahat di bale gubuk miliknya.
“Pada saat saksi hendak memindahkan daun kelapa kering di bawah bale, tanpa disadari terdapat sarang tawon. Tawon kemudian berhamburan dan langsung menyengat korban serta saksi,” ungkapnya, Rabu (21/1/2026).
Akibat sengatan tersebut, korban dan saksi berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah yang berbeda. Namun korban terjatuh dan kepalanya terbentur akar pohon.
Dalam kondisi tersebut, korban kembali diserang tawon hingga akhirnya tidak sadarkan diri. Warga yang datang ke lokasi menemukan korban telah meninggal dunia dan mengevakuasi jenazah ke rumah duka.
Hasil pemeriksaan Tim Ident Polres Jembrana bersama tim medis Puskesmas I Mendoyo menemukan adanya bekas sengatan tawon serta luka akibat benturan pada korban pertama. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.
Sementara itu, korban lainnya Dewa Ayu Made Gati (56) sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke Puskesmas I Mendoyo. Setelah menjalani perawatan hingga pukul 18.00 Wita, korban diperbolehkan pulang.
“Sekitar pukul 20.00 Wita korban kembali mengalami kejang-kejang dan dibawa lagi ke Puskesmas. Pada pukul 20.30 Wita korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter piket,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















