Sunday, April 19, 2026
spot_img
Sunday, April 19, 2026

Satu Warga Kena Gigit Anjing Positif Rabies di Munduktemu, Vaksinasi Darurat Digelar

TABANAN, MediaBaliNews – Kasus gigitan hewan penular rabies kembali menggegerkan warga Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Tim laboratorium mengonfirmasi hasil positif pada sampel otak anjing setelah melakukan pemeriksaan intensif pada Selasa petang.

Pemerintah daerah segera menetapkan status siaga guna mencegah penyebaran virus mematikan ini ke wilayah desa tetangga. “Kami mengonfirmasi satu warga terpapar gigitan anjing positif rabies dan korban sudah mendapatkan penanganan medis secara intensif,” ujar seorang petugas kesehatan di Puskesmas Pupuan I.

Kronologi kejadian bermula saat seekor anjing peliharaan warga menunjukkan perilaku sangat agresif pada tengah pekan lalu. Hewan tersebut terus meraung kesakitan sambil berlari keluar masuk halaman rumah hingga menuju area perkebunan.

Anak pemilik anjing justru menjadi korban gigitan saat berusaha membantu mengikat leher hewan yang sedang sakit. “Anjing tersebut mendadak menyerang bagian punggung tangan kiri korban ketika hendak diberikan makanan pada Jumat malam lalu,” tutur pemilik anjing dalam keterangannya.

Korban segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama sepuluh menit sesuai petunjuk pertolongan pertama. Pemilik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada bidan desa setelah menemukan anjing mereka mati secara mendadak.

Petugas medis Puskesmas Pupuan I langsung memberikan vaksin anti rabies guna memutus rantai infeksi pada tubuh korban. “Petugas Unit Reaksi Cepat langsung mengambil sampel otak hewan mati tersebut untuk diuji pada laboratorium kesehatan hewan,” jelas penanggung jawab rabies setempat.

Hasil uji laboratorium yang keluar pada Selasa sore memastikan bahwa anjing liar tersebut memang mengandung virus rabies. Petugas Dinas Pertanian Tabanan kini terus memantau populasi anjing dan kucing yang sempat melakukan kontak fisik.

Korban wajib melanjutkan pemberian vaksin secara lengkap sesuai standar operasional prosedur kesehatan yang berlaku di Bali. “Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perilaku aneh pada hewan peliharaan masing-masing,” kata bidan Pustu Munduktemu.

Baca Juga :  Lapas Tabanan Gencar Berantas Narkoba, Tes Urine Acak Sasar Warga Binaan

Langkah Tegas Dinas Pertanian Tabanan

Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan bergerak cepat dengan menyiapkan agenda vaksinasi massal darurat di seluruh area desa. Petugas medis veteriner akan mendatangi setiap rumah warga untuk menyuntikkan vaksin kepada hewan penular rabies.

Langkah ini merupakan upaya paling efektif dalam membentengi populasi anjing dari sebaran virus yang sangat berbahaya. “Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan akan melaksanakan vaksinasi emergency rabies di Desa Munduktemu mulai Kamis pagi besok,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Gede Eka Partha Ariana.

Tim medis melakukan penelusuran lapangan secara mendalam untuk memastikan tidak ada korban gigitan lain yang tersembunyi. Otoritas desa meminta warga mengikat atau mengandangkan hewan peliharaan mereka selama proses eliminasi risiko ini berlangsung.

Kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam memadamkan potensi ledakan kasus rabies di wilayah Pupuan. “Upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran rabies memerlukan kerja sama aktif antara warga dengan petugas kesehatan di lapangan,” tegas Eka Partha. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI