JEMBRANA, MediaBaliNews – Menghadapi potensi lonjakan tajam penumpang dan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026, manajemen Pelabuhan Gilimanuk memperkuat kapasitas layanan dengan mengoptimalkan operasional dermaga, armada kapal, hingga sistem pengamanan di kawasan pelabuhan, Rabu (25/2/2026).
Pelabuhan Pelabuhan Gilimanuk yang berada di ujung barat Kabupaten Jembrana ini menjadi salah satu pintu utama penyeberangan Jawa–Bali yang setiap tahunnya mengalami peningkatan volume kendaraan saat momen Lebaran.
Manager Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan seluruh fasilitas pelabuhan agar dapat beroperasi optimal selama periode angkutan Lebaran.
“Untuk arus lebaran 2026 ini, kami menyiapkan seluruh fasilitas pelabuhan Gilimanuk bisa untuk dioprasikan ya, termasuk dermaga kita,” ungkapnya.
Dari sisi armada, kata Didi, ASDP Gilimanuk telah menyiapkan sebanyak 25 kapal yang siap beroperasi melayani penyeberangan Gilimanuk–Ketapang.
“Kalau dari segi kapal kami menyiapkan sebanyak 25 kapal yang siap beroperasi. Kemudian dari pelayanan tiket juga kita persiapkan. Untuk penambahan kapal besar di 2026 ini kami sudah melakukan portling penambahan dari 2025 kemarin dan insyaallah bisa beroprasi di 2026 ini dan ada 2 kapal baru milik swasta,” jelasnya.
Selain kesiapan armada dan dermaga, pengamanan juga menjadi perhatian serius. Pihak pengelola pelabuhan menambah jumlah personel sekuriti untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus penumpang serta kendaraan.
Tidak hanya itu, berbagai fasilitas umum turut dibenahi guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa. Perbaikan dilakukan pada toilet serta lampu penerangan di area pelabuhan.
“Sementara untu fasilitas umum seperti toilet, juga lampu penerangan di dalam pelabuhan dilakukan perbaikan supaya nanti saat arus lebaran pengguna jasa merasa nyaman,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















