JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam kurun waktu lima hari terakhir, ratusan ribu orang telah meninggalkan pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (16/3/2026).
Lonjakan pemudik yang meninggalkan Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, Jawa Timur terus terjadi pada puncak arus mudik Lebaran 2026 ini.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Arief Eko Kurnianjah mengatakan, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB atau H-6, tercatat jumlah trip kapal di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 247 trip.
“Pada periode tersebut, realisasi jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa mencapai 80.416 orang,” ungkapnya.
Selain itu, kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat sebanyak 18.306 unit, sementara kendaraan roda empat mencapai 5.044 unit.
Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, jumlah truk yang menyeberang mencapai 1.590 unit, sedangkan bus tercatat sebanyak 945 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-6 mencapai 25.885 unit.
“Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, jumlah penumpang yang telah meninggalkan Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk tercatat mencapai 232.640 orang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana mulai mengalami peningkatan, Minggu (15/3/2026).
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Arief Eko Kurnianjah mengatakan, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran selama 24 jam pada 13 Maret 2026 atau H-8, tercatat sebanyak 220 trip kapal melayani penyeberangan dari Bali menuju Jawa. (gsn/mbn)






















