Wednesday, April 29, 2026
Wednesday, April 29, 2026

Markas Judi Online di Benoa Digerebek, Seorang Mahasiswi Tergiur Gaji Belasan Juta Rupiah

DENPASAR, MediaBaliNews – Direktorat Reserse Siber Kepolisian Daerah Bali berhasil membongkar praktik perjudian daring terselubung yang beroperasi dari sebuah rumah kontrakan di kawasan Benoa.

Aparat kepolisian menangkap empat orang tersangka yang berperan sebagai operator sekaligus tenaga pemasar untuk dua situs judi besar bernama Ketua.co dan GN77.

Para pelaku menjalankan aktivitas ilegal tersebut dengan memanfaatkan fasilitas hunian sewa di wilayah Kuta Selatan demi menyamarkan jejak dari pantauan petugas.

“Penyidik kemudian menelusuri jejak digital sejumlah situs yang aktif dipromosikan melalui jaringan telemarketing dari sebuah rumah di Jalan Pratama,” kata Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Aszhari Kurniawan, Rabu, 29 April 2026.

Penangkapan para tersangka berawal dari patroli siber intensif yang mendeteksi adanya aktivitas promosi judi daring masif di wilayah hukum Bali. Petugas melakukan teknik penyamaran serta profiling mendalam terhadap target operasi sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan penggerebekan pada pertengahan April.

Empat orang yang diamankan terdiri dari tiga perempuan muda berstatus mahasiswi asal Manado serta seorang laki-laki asal Jakarta.

“Dari hasil patroli siber, kami melakukan profiling dan undercover hingga mengerucut pada lokasi operasional para pelaku di wilayah Benoa,” ujar Aszhari didampingi Kabid Humas Polda Bali Ariasandy.

Tiga tersangka perempuan berinisial IJT, RFD, dan MDB diketahui sengaja mengambil cuti kuliah demi mengejar penghasilan besar dari bisnis haram ini. Tersangka utama berinisial IJT bahkan mampu meraup pendapatan hingga belasan juta rupiah per bulan dari gaji pokok serta bonus target.

Sementara itu, dua rekan mahasiswi lainnya masih berstatus sebagai pekerja magang dengan besaran upah yang jauh lebih rendah. “Dari hasil pemeriksaan, mereka mengakui masih berstatus mahasiswi namun saat ini sedang dalam kondisi cuti untuk bekerja sebagai operator,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Jembrana Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban 2022

Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, jaringan ini merupakan kelompok pelarian yang sebelumnya mengoperasikan bisnis perjudian di luar negeri seperti Filipina dan Kamboja. Mereka memutuskan masuk ke wilayah Bali pada awal tahun 2026 setelah aparat penegak hukum di Kamboja melakukan pembersihan besar-besaran.

Para pelaku memilih Pulau Dewata karena menilai mobilitas wisatawan yang tinggi mampu menyamarkan aktivitas operasional komputer serta perangkat telekomunikasi mereka. “Leader atau ketua jaringan ini berada di Kamboja, sementara untuk pengelolaan salah satu situs terdeteksi berada di wilayah Kalimantan,” tegasnya.

Polisi menyita barang bukti berupa empat unit laptop canggih dan sejumlah telepon genggam yang berisi riwayat percakapan dengan para member judi. Perangkat elektronik tersebut saat ini sedang berada di laboratorium forensik untuk menelusuri aliran dana serta identitas bandar besar di baliknya.

Tim penyidik juga tengah berkoordinasi dengan pihak perbankan guna memblokir seluruh rekening yang digunakan untuk menampung uang taruhan dari para pemain. “Penyidik masih menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan perjudian lintas negara yang sangat terorganisir ini,” tutur Aszhari.

Kini keempat tersangka harus mendekam di sel tahanan Polda Bali untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Polisi menjerat para pelaku dengan pasal perjudian dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mengancam hukuman penjara paling lama sembilan tahun. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan pada lingkungan perumahan atau kontrakan yang tertutup dari interaksi sosial.

“Kami menjerat para tersangka dengan Pasal empat ratus dua puluh enam ayat satu huruf c KUHP tentang tindak pidana perjudian,” ucap Aszhari. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI