Wednesday, April 29, 2026
Wednesday, April 29, 2026

Ratusan CPMI dan CPPLN Jembrana Siap Berangkat, Program Subsidi Kredit Jadi Penopang Utama

JEMBRANA, MediaBaliNews – Sebanyak 456 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Calon Peserta Pemagangan Luar Negeri (CPPLN) asal Jembrana resmi dilepas untuk bekerja ke luar negeri, Selasa (28/4/2026).

Pelepasan ratusan CPMI dan CPPLN asal Jembrana tersebut berlangsung di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno Jembrana. Pelepasan ini menjadi momentum penting bagi para peserta yang akan mengadu nasib di berbagai negara tujuan di kawasan Amerika, Eropa hingga Uni Emirat Arab.

Di balik keberangkatan ratusan peserta tersebut, program subsidi kredit PMI dari Pemerintah Kabupaten Jembrana menjadi faktor penopang utama. Program ini dinilai mampu membuka jalan bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala biaya untuk bekerja ke luar negeri secara resmi dan aman.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan, program ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat sejak tahap awal keberangkatan.

“Program ini kami hadirkan supaya masyarakat lebih ringan dalam mempersiapkan keberangkatan. Jangan sampai niat bekerja demi masa depan malah terbebani masalah biaya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menyempurnakan program tersebut agar manfaatnya semakin luas dan bisa dirasakan lebih optimal oleh masyarakat Jembrana.

“Astungkara tadi kita juga sudah vidcon dengan PMI yang ada diluar negeri dan mereka berhasil bekerja lewat program subsidi kredit PMI. Yang ada hari ini, semuanya sedang berproses untuk memperoleh program tersebut, astungkara semuanya bisa terserap,” terangnya.

Para peserta yang diberangkatkan berasal dari 17 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Jembrana dengan tiga sektor utama, yakni hospitality (perhotelan), program bahasa Jepang, dan spa terapis. Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi, pelatihan keterampilan hingga pembekalan bahasa sesuai negara tujuan.

Selain seremoni pelepasan, kegiatan juga diisi dengan pembekalan tambahan dari berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terkait pengelolaan keuangan, BP3MI Bali tentang perlindungan pekerja migran, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Pendaftaran Dibuka Mulai Besok, KPU Jembrana Sebut Ada Dua Pasangan Bakal Calon Akan Mendaftar

Bupati Kembang juga mengingatkan para peserta untuk menjaga nama baik daerah selama bekerja di luar negeri, dengan menjunjung tinggi disiplin, etika, dan tanggung jawab.

“Tunjukkan kalau tenaga kerja asal Jembrana punya kualitas dan mampu bersaing. Bekerja dengan baik, jaga sikap, dan pulang nanti harus membawa pengalaman serta keberhasilan,” tegasnya.

Program subsidi kredit PMI sendiri mendapat respons positif dari peserta. Kehadiran program ini memberikan rasa tenang karena membantu meringankan biaya administrasi dan persiapan keberangkatan, sehingga mereka bisa lebih fokus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja di luar negeri.

Seperti salah satu CPMI keberangkatan ke Bulgaria sebagai House Keeping, Made Ayu Lia Damayanti (18) asal Yehmbang Kauh. Ia menilai, program subsidi kredit sangat membantu anak muda yang kesulitan mendapatkan biaya keberangkatan.

“Saya berangkat 17 Mei 2026 nanti, dan menurut saya program ini sangat bagus, karena bisa mengurangi beban biaya keberangkatan, khususnya yang kurang mampu,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI