JEMBRANA, MediaBaliNews – Ditinggal pergi, sebuah bangunan dapur milik warga di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana ludes terbakar, Selasa (13/8/2024).
Saat dikonfirmasi, Kabid Damkar dan Penyelamatan, I Kadek Rita Budhi Atmaja mengaku menerima laporan adanya kebakaran bangunan dapur seluas 3 x 3² tersebut pukul 09.00 Wita.
“Regu I Damkar yang piket langsung menuju lokasi setelah menerima informasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Kadek Rita, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat asap mengepul dari arah dapur milik korban I Gusti Ketut Wiardana (46).
Kemudian, warga tersebut memberitahukan kepada korban bahwa dapur miliknya dalam kondisi terbakar yang saat itu korban berada dibengkel dekat lokasi kejadian. Setelah mengetahui hal tersebut, Ketut Wiardana seketika berlari.
“Pemilik langsung lari menuju dapur berupaya memadamkan api dibantu oleh warga menggunakan air keran, namun api tetap membesar, ” terangnya.
Lantaran tak kunjung padam, seorang warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar Jembrana. Setibanya dilokasi, petugas Damkar langsung melakukan pemadaman dan api akhirnya berhasil dipadamkan setelah sekitar 45 menit.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka, namun pihak korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 3,5 Juta akibat kejadian tersebut.
“Diperkirakan penyebab kebakaran dari api kayu bakar, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















