JEMBRANA, MediaBaliNews – Tak kunjung membuahkan hasil, pencarian seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang terjatuh di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana diperluas, Selasa (10/9/2024).
Setelah melaksankan pencarian terhadap seorang ABK bernama Moh Fadil (25) beralamat di Dusun Muncar, Desa Tembok Rejo hingga kini belum membuahkan hasil.
Karena hal itu, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, hari ini pencarian korban memasuki hari keempat.
Lebih lanjut, kata Dewa Hendri, dengan belum membuahkan hasil, pencarian Moh Fadil yang terjatuh di perairan Pulukan saat menjaring ikan pada Jumat (6/9) lalu diperluas hingga puluhan Nautical Mile.
“Sementara sampai saat ini nihil. Untuk pencarian dilaut iya ditambah kurang lebih 32 Nautical Mile, ” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Disinggung mengenai adanya penambahan personil dan armada dalam pencarian korban, kata Dewa Hendri, saat ini personil dan armada yang digunakan untuk melakukan pencarian korban masih sama seperti sebelumnya.
“Sementara belum ada penambahan personil dan armada, ” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Seorang Anak Buah Kapal (ABK) terjatuh dari kapal saat memasang jaring di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian, Minggu (8/9/2024).
Menurut informasi, pada hari Jumat malam (6/9) terdapat sebanyak 40 ABK yang berada di kapal dengan nama Kapal Indah jenis Mini Purse Sein, bertolak dari Muncar menuju Selat Bali dan dinahkodai oleh Asan.
Kemudian, seorang ABK bernama Moh Fadil (25) beralamat di Dusun Muncar, Desa Tembok Rejo dilaporkan terjatuh dari kapal. Kemudian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan tersebut dari petugas TNI AL Pengambengan pada Sabtu kemarin (7/8). (gsn/mbn)






















