JEMBRANA, MediaBaliNews – Pada awal bulan September 2024, Pusekesmas I Mendoyo, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana telah menerima puluhan pasien kasus gigitan anjing.
Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas I Mendoyo, Dr Kadek Ayu Dewi Damayanti mengatakan, pihak Puskesmas hampir setiap hari mendapati pasien kasus gigitan anjing.
Bahkan, sejak tanggal 1 September hingga siang hari ini 10 September 2024, pihak Puskesmas I Mendoyo telah menerima sebanyak 21 orang pasien korban gigitan anjing.
“Hari ini ada 2 pasien gigitan baru dari Kelurahan Tegalcangkring dan Desa Pohsanten, ” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2024).
Mengingat, beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 31 Agustus 2024 kemarin terdapat sebanyak 4 orang warga yang menjadi korban gigitan anjing positif rabies.
Kemudian, selama bulan Agustus 2024 kemarin, Puskesmas I Mendoyo bahkan telah menerima sebanyak total 86 kasus gigitan.
“Kami juga sudah melakukan penyuluhan terkait gigitan anjing, ” jelasnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Made Yasa mengaku saat ini pihaknya masih belum menerima laporan adanya kasus gigitan anjing kembali.
Namun, pihaknya mengaku telah memerintahkan plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Drh I Gede Putu Kasthama untuk segera melakukan pengecekan kelapangan.
“Saya masih belum menerima laporannya. Tapi saya sudah memeintahkan bapak Kabid untuk segera melakukan pengecekan dilapangan, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















