JEMBRANA, MediaBaliNews – Hendak membawa kabur motor hasil curian, dua pelaku curanmor dicegat personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di Pos 1 Pintu Keluar Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Minggu (13/10/2024).
Identitas kedua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) ini diketahui bernama Agung Soepuloh (32) yang kesehariannya merupakan tukang ojek dan rekannya Diki Wahyudi (26) yang merupakan seorang buruh harian lepas. Kedua pelaku diketahui berasal dari Jawa Barat, tepatnya Desa Gandasari, Majalengka dan Desa Cangkuang Kulon, Bandung.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gilimanuk, Kompol Komang Mulyadi menjelaskan, personel Unit Kecil Lengkap (UKL) III yang bertugas di pos pemeriksaan mencurigai sebuah sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam dengan nopol DN 3869 FCS. Sepeda motor tersebut sesuai dengan ciri-ciri kendaraan yang dilaporkan hilang di wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung.
“Dalam interogasi awal, kedua pelaku mengakui bahwa mereka terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kuta Utara. Barang bukti berupa Yamaha NMax dengan nopol DK 3869 FCS turut diamankan dalam proses penangkapan, ” ungkapnya.
Kemudian, pada Minggu pagi tadi sekitar pukul 05.25 Wita, tim Reskrim Polsek Kuta Utara yang dipimpin oleh AKP I Made Mangku Bunciana datang ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk menjemput para tersangka dan barang bukti.
“Penyerahan tersangka berlangsung dengan aman, dilakukan oleh Aipda I Made Arimbawa dari Polsek Gilimanuk. Saat ini, kedua pelaku sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Kuta Utara,” terangnya.
Pihaknya menegaskan, sebagai bagian dari komitmen Polres Jembrana untuk menjaga keamanan di wilayah perbatasan, Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk terus memperketat pengawasan terhadap upaya penyelundupan dan kejahatan lintas wilayah.
“Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan peran penting pos pemeriksaan dalam menjaga keamanan di pintu masuk dan keluar Pulau Bali, ” tegasnya.
Pihaknya juga menjelaskan, Polres Jembrana akan terus mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh seluruh Polsek di wilayahnya.
“Terutama di kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Bali, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















