JEMBRANA, MediaBaliNews – Peristiwa angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Jembrana, akibatnya pohon perindang tumbang hingga sempat menganggu arus lalulintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya diwilayah Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (1/2/2025).
Menurut informasi, peristiwa angin kencang yang berdampak di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Mendoyo ini terjadi sekitar pukul 11.50 Wita.
Kalaks BPBD Kabupaten Jembrana, Agus Artana Putra mengatakan, pihaknya menerima dua laporan terkait pohon tumbang dan dahan pohon patah dampak peristiwa angin kencang tersebut.
Lebih lanjut, kata Agus Artana, sebuah dahan pohon prindang jenis mahoni sepanjang 15 meter dengan diameter 30 centimeter patah hingga mengganggu arus lalulintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Kelurahan Tegalcangkring.
“Dahan pohon tersebut tumbang mengarah jalan raya, sehingga menyebabkan kemacetan di dua arus jalan, ” ungkapnya.
Karena hal itu, kendaraan-kendaraan kecil yang melintas seperti sepeda motor dan mobil pribadi sempat dialihkan ke jalur alternatif lainnya. Sembari proses penanganan selesai dilakukan petugas BPBD Jembrana sekitar pukul 12.35 Wita.
Selain itu, pihaknya juga menerima laporan adanya pohon tumbang di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecematan Jembrana. Dimana, sebuah pohon prindang sepanjang 12 meter dengan lebar 30 centimeter tumbang dan menimpa kabel PLN dan kabel Wifi yang berada di atas warung milik salah satu warga.
“Untuk jenis pohon sementara belum diketahui, ” terangnya.
Beruntung, dalam dua peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, pihaknya selalu menghimbau masyarakat ataupun pengendara yang melintas agar selalu berhati-hati dan jangan berhenti didekat pohon yang berpotensi membahayakan. (gsn/mbn)


























