Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Dari Pegawai Kontrak KPU, Dewa Putu Gede Oka Kini Jadi Komisioner KPU Jembrana

JEMBRANA, MediaBaliNews – Tidak ada yang menyangka perjalanan hidup seseorang hingga meraih kesuksesan, seperti halnya Dewa Putu Gede Oka, pria kelahiran 16 April 1983 di Desa Pergung, Kecamatan mendoyo, Jembrana ini, yang sekarang menjadi salah satu dari 5 (lima) Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Jembrana.

Dewa Putu Gede Oka bersama 4 (empat) rekan lainnya yakni Gusti Ayu Putu Sudiastari, I Ketut Adi Angga Ratana, I Ketut Adi Sanjaya dan Sa’rani dilantik sebagai Komisioner KPU Jembrana Periode 2023-2028 oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari pada Senin, (30/10) lalu.

Saat ditemui dikediamannya, Dewa Putu Gede Oka yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM mengungkapkan pernah menjadi pegawai kontrak di KPU Provinsi Bali pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Sedangkan di KPU Kabupaten Jembrana hingga tahun 2013 sampai dengan bulan Oktober 2023.

“Di KPU Provinsi saya staf di bagian organisasi dan sdm, sedangkan di KPU jembrana staf pada bagian teknis penyelenggaraan pemilu, partisipasi dan hubungan masyarakat, ” ungkapnya, Rabu (1/1).

Lebih lanjut, Pria yang diketahui alumni SMA 1 Mendoyo dan menamatkan pendidikan S1 Management di Universitas Terbuka tersebut mengaku mendaftar sebagai komisioner KPU Kabupaten Jembrana, karena ingin ikut serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas Demokrasi, khususnya di Kabupaten Jembrana.

“Visi dan misi saya itu mewujudkan partisipasi aktif dan pemahaman masyarakat dalam pemilu untuk memperkuat proses demokrasi. Selain itu, peningkatan kesadaran pemilih, edukasi pemilih dan tentunya juga peningkatan SDM penyelenggara serta penyelenggaraan pemilu 2024 sukses,” ucapnya.

Sebelum resmi dilantik menjadi Komisioer KPU Jembrana, Gede Oka menuturkan harus mengikuti prosedur pendaftaran administrasi terlebih dahulu. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, selanjutnya yakni tes CAT.

Baca Juga :  Sasar Petani di Pekutatan, PT Puspa Beras Bali Gelar Sosialisasi

Usai melaksakan tes CAT, kemudian harus melakukan Psikotes, tes kesehatan jasmani dan rohani dan dilanjutkan dengan tes wawancara oleh panitia seleksi dan terakhir Fit dan Proper test oleh KPU Provinsi Bali.

“Tentunya ini pencapaian yang membahagiakan dalam sebuah capaian perjuangan. Dan saya berharap dapat mewujudkan penyelenggaraan pemilu di Jembrana berjalan aman dan damai, dan target parmas tercapai, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI