TABANAN, MediaBaliNews – Nama Dewa Made Suamba Negara mungkin masih asing bagi generasi muda, namun bagi kalangan politisi, sosoknya sudah tidak asing lagi. Politisi senior Partai Golkar ini tengah menjadi sorotan karena masuk dalam bursa calon wakil bupati Tabanan.
Lahir pada 5 Desember 1962, Dewa Suamba memiliki perjalanan politik yang panjang. Berawal dari seorang tenaga pendidik atau dosen, ia memutuskan terjun ke dunia politik pada tahun 1999 dan bergabung dengan Partai Golkar.
Selama berkarir di Golkar, Dewa Suamba sempat menjadi anggota DPRD Kota Denpasar selama dua periode dan anggota DPRD Provinsi Bali selama satu periode. Namun, ia sempat vakum dari dunia politik pada tahun 2009, 2014, dan 2019.
“Ketika saya meninggalkan PNS dan masuk ke Golkar itu adalah idealisme politik. Dan itu yang membuat saya sampai saat ini bertahan di Golkar. Bagaimana pun dinamika politik Golkar di Bali dengan menghadapi masyarakat saat ini yang pragmatis, saya tidak akan mengubah sikap saya,” ujar Dewa Suamba saat diwawancarai pada Senin (8/7/2024).
Meskipun tidak menduduki jabatan politik tertentu selama beberapa periode, Dewa Suamba tetap aktif di Partai Golkar. Ia percaya bahwa parpol memiliki tugas untuk mempersiapkan kader yang tidak pragmatis dan terus berjuang membesarkan partai serta melayani masyarakat.
Saat ini, Dewa Suamba kembali maju dalam bursa calon wakil bupati Tabanan melalui Partai Golkar. Ia mengaku siap mengabdikan diri untuk kemajuan Tabanan, daerah kelahirannya.
“Tabanan itu punya segalanya, pantai, danau, gunung, dan sawah. Tujuan saya adalah mau memajukan Tabanan dengan tetap menjaga lingkungan yang ada. Pariwisata boleh berkembang, tapi tidak merusak alam,” tegas Dewa Suamba.
Bersama dengan calon bupati Nyoman Mulyadi, Dewa Suamba berharap dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Tabanan. (ang/mbn)






















