JEMBRANA, MediaBaliNews – Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Polres Jembrana tingkatkan pengawasan dan pengamanan di sejumlah titik rawan kecelakaan lalulintas di sepanjang Jalan Utama Gilimanuk-Denpasar.
Polres Jembrana memprediksi terjadinya peningkatan volume kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik dan arus balik selepasas Nataru. Sebagai antisipasi adanya kemacetan dan kecelakaan, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk menyediakan kantong parkir.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama perayaan Nataru, kepolisian sudah melakukan pemetaan.
Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, terdapat sejumlah titik rawan terjadinya kecelakaan lalulintas mulai dari Pelabuhan Gilimanuk hingga Kecamatan Pekutatan.
“Kami akan memperkuat pengawasan di sepanjang jalur tersebut. Beberapa kali tim dari Mabes Polri telah turun langsung untuk mengecek titik-titik kerawanan yang ada,” ungkapnya, Jumat (6/12/2024).
Menurutnya, pada masa dimulainya libur Nataru 2025 ini, kerawanan lebih banyak terjadi di Pelabuhan Ketapang. Walau demikian, Pelabuhan Gilimanuk juga menjadi salah satu fokus utama pengamanan, terutama saat arus balik usai libur Nataru.
“Saat keberangkatan keluar Bali, kerawanan lebih banyak terjadi di Pelabuhan Ketapang, sedangkan di Gilimanuk kami antisipasi saat arus balik,” terangnya.
Selain itu, disinggung mengenai pembatasan angkutan barang selama Nataru, pihaknya saat ini masih menunggu intruksi dan perintah dari pusat.
“Kemungkinan akan sama seperti tahun sebelumnya. Jika ada pembatasan, kami siapkan langkah antisipasi, termasuk menyediakan kantong parkir untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.
Disamping itu, pihaknya juga mengapresiasi atas adanya penurunan jumlah kejadian dari bulan Januari hingga November tahun 2024 ini, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 lalu.
“Mudah-mudahan, kami berharap masyarakat tetap mendukung langkah-langkah preventif yang terus kami lakukan dari Polres Jembrana,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























