JEMBRANA, MediaBaliNews – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Polres Jembrana menggelar deklarasi damai dan doa bersama dalam rangka mendukung kelancaran selama pelaksanaan Pemilu.
Belangsung di Stage Terbuka Pura Jagatnatha Jembrana, acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana berlangsung dengan khidmat yang diisi juga dengan berbagai hiburan, Senin (9/10).
Turut hadiri dalam kesempatan itu, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Dandim 1617/ Jembrana, Ketua DPRD Jembrana serta Perwakilan Instansi terkait di Kabupaten Jembrana.
Acara tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi yang mengangkat tema demokrasi damai oleh siswa SMPN 1 Negara, dan doa bersama dari masing-masing perwakilan. Selain itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan adanya pementasan lawak Bali Celekontong Mas yang berkolaborasi dengan Trio Mas menghibur masyarakat di Kabupaten Jembrana.
Kapolres Juliana dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya pemilu sebagai proses demokrasi. Ia kembali menekankan perlunya semua pihak menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan pemilu dan ikut berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
“Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Jembrana terdapat 898 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Jembrana, jumlah Daftar Pemilih Tetap 243.797 orang terdiri dari laki-laki 120.395 orang dan perempuan 123.395 orang. Untuk menciptakan kondisi yang kondusif Polres Jembrana telah menempatkan personel pengamanan yang berjaga selama 24 jam di kantor KPU dan kantor Bawaslu dan melakukan pstroli rutin. Disamping itu juga ada penugasan Liason Office (LO) sebagai penghubung di KPU, Bawaslu, dan masing-masing Partai Politik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan pesan dari Menkopolhukam RI dan Kapolri RI. Ia menekankan pentingnya menjaga pemilu agar tetap damai, bebas dari konflik dan berlangsung jujur dan adil.
“Acara deklarasi damai dan doa bersama ini merupakan upaya Kabupaten Jembrana untuk menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksaan pemilu, serta mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam pesta demokrasi tahun 2024,” pungkasnya. (gsn/mbn)























