JEMBRANA, MediaBaliNews — Arus masuk masyarakat ke Pulau Bali melalui penyeberangan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk mengalami lonjakan signifikan selama empat hari terakhir memasuki hari libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Berdasarkan data produksi Pelabuhan Ketapang, tercatat lebih dari 88 ribu orang menyeberang menuju Bali dalam empat hari terakhir.
Pada Kamis 18 Desember 2025, jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang yang masuk ke Bali mencapai 16.638 orang. Angka tersebut meningkat pada Jumat 19 Desember, menjadi 22.508 orang.
Lonjakan kembali terjadi pada Sabtu 20 Desember, dengan total 22.824 penumpang, dan mencapai puncaknya pada Minggu 21 Desember, yakni 26.831 orang masuk ke Bali dalam satu hari.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Ardhi Ekapaty mengatakan, lonjakan arus masuk ke Bali dipicu momentum libur sekolah serta libur Natal dan Tahun Baru.
“Selama empat hari terakhir ini, lebih dari 88 ribu orang tercatat masuk ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Pada hari Minggu, jumlah penumpang mencapai lebih dari 26 ribu orang dalam sehari,” ungkapnya, Senin (22/12/2025).
Ia menambahkan, untuk mengantisipasi kepadatan, ASDP mengoperasikan 30 hingga 31 kapal per hari dengan ratusan trip penyeberangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang menuju Bali.
ASDP memprediksi arus masuk ke Bali masih akan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan seiring meningkatnya aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat.
Selain penumpang, volume kendaraan menuju Bali juga meningkat. Selama periode tersebut, total kendaraan yang menyeberang dari Ketapang menuju ke Gilimanuk.
“Tercatat mencapai lebih dari 24 ribu unit, didominasi kendaraan roda dua, mobil pribadi, serta bus pariwisata,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























