Sunday, April 19, 2026
spot_img
Sunday, April 19, 2026

Pencarian Korban Tereset Arus di Pantai Pengeragoan Nihil, Dilanjutkan Besok Pagi

JEMBRANA, MediaBaliNews – Upaya pencarian korban terseret arus di Pantai Pengeragoan, Pekutatan, dihentikan sore ini. Pencarian korban Aditya Fikri Ahimsah (19) akan dilanjutkan esok hari.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, di hari kedua pencarian korban ini dihentikan dengan hasil nihil.

“Untuk pencarian tadi pagi sampai dengan sore pada pukul 18.00 Wita, dan besok pagi kami lanjutkan pukul 06.00 Wita, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa (19/12).

Dalam upaya pencarian korban, Operasi SAR hari kedua libatkan 5 personil Pos SAR Jembrana dengan menggerahkan 1 unit RIB dan 1 unit rubber boat.

“Sementara belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Untuk yang dikerahkan ada rubber boat Basarnas, ” terangnya.

Lebih lanjut, Tim yang melakukan pencarian dengan menggunakan RIB serta rubber boat akan memfokuskan di sekitaran lokasi korban terseret arus, dengan rencana luas penyisiran berkisar 5,16 Nm².

“Sementara wilayah timur sampai pantai yeh leh, dan untuk ke barat sampai perairan pekutatan, ” jelasnya.

Dalam pencarian korban, unsur SAR gabungan lainnya yang terlibat yakni TNI AL Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Pol PP Kabupaten Jembrana, Potensi SAR 115 Kabupaten Jembrana, Bhuana Bali Rescue dan masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Aditya Fikri Ahimsah (19) asal Banyuwangi diduga hilang terseret arus saat mandi bersama rekannya di Pantai Pengeragoan Dauh Tukad, Desa pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (18/12).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban dan tiga rekannya, M. Rizal Firmansyah (18), I Gst Ayu Kade Dwi Antari (19) dan Kadek Agus Widiadnyana (21) pergi ke pantai sekitar pukul 06.00 Wita.

Baca Juga :  Puluhan Tim SMP dan SMA Berkompetisi di Lomba PBB Jembrana

Ia menjelaskan, korban dan rekannya yang bernama Rizal memilih untuk mandi bersama. Sedangkan, dua rekan lainnya memilih untuk duduk dipinggir pantai yang berjarak kurang lebih 100 meter dari tempat korban.

Kemudian, sekitar pukul 07.00 Wita, rekan korban bernama Rizal sempat terseret arus namun berhasil menyelamatkan diri. Setelah berhasil menyelamatkan diri, Rizal menoleh ke tengah laut, namun dirinya tidak melihat korban.

Mengetahui hal tersebut, Rizal lantas memberi tahu bahwa korban hilang terseret arus kepada dua rekannya. Mendapati hal tersebut, ketiga rekan korban lantas mencari korban di sekitar TKP, namun korban tak kunjung terlihat.

Karena korban tak kunjung terlihat, Rizal lantas menghubungi pemilik warung makan Legenda Kampung atas nama (Pak Yande Prayoga), mengingat tempat korban mandi tepat di sebelah selatan warung makan Legenda Kampung. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI