JEMBRANA, MediaBaliNews – Resahkan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana pulangkan paksa sejumlah pengendara vespa gembel asal Jawa.
Dari data yang didapat, sebanyak sepuluh pegendara vespa gembel yang ikut dalam konvoi terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Seluruh pengendara vespa gembel tersebut terdapat tato di tubuhnya.
Para pengendara vespa gembel tersebut diinfokan sudah berada di depan sebuah pertokoan yang berada di Jalan Udayana, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana sejak kemarin.
Saat dikonfirmasi, Kasat Polpp Kabupaten Jembrana, I Made Leo Agus Jaya mengatakan bahwa saat ini semua pengendara vespa gembel tersebut sudah diantar ke Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, untuk kembali pulang ke tempat asal mereka.
“Mereka berasal dari pulau jawa dan rencana mereka touring ke lombok. Kendaraan yang digunakan spek yang sudah dirubah tanpa ijin. Semestinya jangan dikasi jalan karena membahayakan dan menganggu pengendara lain, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Rabu (11/10).
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh pemuda tersebut, hanya dua diantaranya yang bisa menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ada barang berbahaya yang didapati. Mereka akhirnya diantar pulang dan di dampingi juga oleh Kasat Sabhra Polres Jembrana, ” terangnya.
Sedangkan, untuk kendaraan yang mereka kendarai untuk touring menuju ke Lombok saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Jembrana.
“Sebanyak empat unit vespa dan satu unit Yamaha Mio sudah ditilang oleh polisi dan diamankan di Polres Jembrana, ” pungkasnya. (gsn/mbn)























