JEMBRANA, MediaBaliNews – Aparat Kelurahan Gilimanuk bersama unsur terkait kembali mengamankan sekelompok anak jalanan berjumlah empat orang dan seorang balita tanpa identitas di depan Toko Basmala Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Selasa (23/9/2025).
Diketahui ke empat orang tersebut yakni Marcel (16) asal Jember, Puteri Arumania Lestari (18) asal Situbondo, Muhamad Hamida (24) asal Probolinggo, Erlina Angelin (24) asal Probolinggo, serta seorang balita berusia 2 tahun asal Probolinggo.
Sebelumnya, rombongan anak jalanan ini sempat mengamen sambil menenggak minuman keras jenis arak di sebuah Alfamart, sehingga membuat warga resah dan ketakutan. Usai ditegur, mereka lari hingga akhirnya diamankan di depan Toko Basmala sekitar pukul 12.30 Wita.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan, empat orang dalam kelompok ini sebelumnya sudah pernah diamankan aparat sekitar seminggu lalu dan dipulangkan ke Jawa. Namun kali ini mereka kembali lagi, bahkan membawa seorang balita.
“Keempat anak punk dan satu balita tersebut sempat membuat keresahan warga karena mengamen sambil minum minuman keras di toko modern. Setelah diamankan, mereka kami mintai keterangan dan diberikan pembinaan bersama pihak kepolisian, babinsa, trantib, Satpol PP, dan linmas,” ungkapnya.
Dari hasil interogasi, mereka mengaku berasal dari Situbondo dan Probolinggo, serta hendak menuju Denpasar untuk bekerja. Mereka menyebut akan dijemput oleh seseorang di kawasan Alfamart atau Tugu Cekik.
Namun saat diminta menghubungi orang yang dimaksud, mereka beralasan tidak membawa ponsel dan tidak mengetahui nomor teleponnya. Karena keterangan yang meragukan, kelompok ini kemudian diserahkan ke Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk.
“Setelah ditunggu hingga pukul 14.00 Wita, orang yang mengaku akan menjemput tidak juga datang. Akhirnya kami serahkan kepada petugas Pos KTP untuk diputuskan apakah diberi izin melanjutkan perjalanan dengan jaminan penjemput atau dipulangkan ke daerah asal,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























