JEMBRANA, MediaBaliNews – Sempat dirawat di ruang ICU dalam kondisi koma, dua orang korban kecelakaan mobil pikap diduga Out of Control (OC) pada Jumat kemarin (16/12), akhirnya meninggal dunia, Sabtu (17/12/2022) dini hari. Kedua korban tersebut mengalami cedera kepala berat (CKB).
“Nggih benar meninggal 2 orang tadi pagi di ICU,” kata Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati, dalam keterangan tertulis via WhatsApp grup, Sabtu (17/12/2022).
Dia menerangkan, kedua korban meninggal tersebut atas nama I Gede Arsana (47) asal di Lingkungan Pancar Dawa, Kelurahan Pendem, Jembrana dan I Putu Arta Sedana (27) asal Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.
“Tadi pagi Jam 3.40 atas nama I Gede Arsana dan jenasah sudah dibawa ke Singaraja. Menyusul I Putu Arta Sedana Jam 5.25 Jenasah masih di RSU. Keduanya cedera kepala berat (CKB) semua meninggal di ICU,” ungkapnya.
Adapun jumlah korban yang dirawat di RSU sebanyak 8 orang, dari jumlah tersebut 2 orang meninggal. Sisa yang masih dirawat 6 orang yakni, I Ketut Sumadi (55) mengalami lecet pada lutut kiri, I Putu Suastika (52) mengalami dada disakitkan, I Kadek Sutama Yasa (39), mengalami pinggang disakitkan, Ni Luh Deniasih (40), mengalami tangan kiri disakitkan, Ni Luh Sumardi (50) mengalami luka pada dahi, dan Ni Ketut Istri Ayu (31) mengalami kedua kaki disakitkan.
Diberitakan sebelumnya, diduga out of control (OC) sebuah pikap bermuatan pekerja buruh harian oleng menghantam pohon perindang, hingga nyebur sawah, Jumat pagi (16/12/2022), di jalan utama Denpasar-Gilimanuk, Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembarana. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah pekerja buruh mengalami cedera berat.
Pantauan MediaBaliNews di lokasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 7.30 WITA, kendaraan pikap DK 8067 WT yang dikemudikan I Putu Murdiasa, (37) asal Kelurahan Baler Bale Agung, Negara, Jembrana terguling nyebur di tengah sawah sedalam kurang lebih sekitar 2 meter dari jalan. Posisi pikap terguling miring ke sebelah kanan setelah menabrak pohon perindang yang berada di pinggir jalan.
Dari informasi, pikup bermuatan 8 orang pekerja buruh ini, melaju dari arah timur atau arah Denpasar menuju ke arah Gilimanuk. Saat tiba di TKP, tepatnya sekitar 20 meter di barat rumah makan Bidadari Negara, kondisi jalan menikung landai ke kanan. Karena oleng, diduga pengemudi pikap lepas kendali, kemudian pikap masuk jalur sebelah kanan langsung menghantam pohon, hingga nyebur sawah pinggir got. (cak/mbn)























